KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Silaturahmi antara Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PD PERSIS) Kota Tangerang dengan Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menjadi penanda kuatnya komunikasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah. Pertemuan yang berlangsung di Poris Residence, Kota Tangerang, Sabtu (31/1/2026) pagi itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Agenda utama silaturahmi tersebut adalah penyampaian undangan kepada Wali Kota Tangerang untuk menghadiri dan membuka Musyawarah Daerah (Musda) III PD PERSIS Kota Tangerang. Musda ini dijadwalkan digelar pada Ahad, 15 Februari 2026, bertempat di Le Semar Hotel, Islamic Center Kota Tangerang.
Rombongan PD PERSIS Kota Tangerang dipimpin oleh Ketua Ustaz Budiman bersama jajaran pengurus inti. Kehadiran lengkap pimpinan organisasi mencerminkan pentingnya Musda III sebagai forum strategis dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan PD PERSIS di tingkat daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Ustaz Budiman menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Wali Kota Tangerang menerima silaturahmi meski dilakukan secara mendadak. Ia menilai keterbukaan ini sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan elemen masyarakat keagamaan.
Ustaz Budiman juga menyampaikan harapan agar Wali Kota Tangerang dapat memberikan arahan langsung kepada peserta Musda III. Menurutnya, masukan dari kepala daerah sangat relevan dalam memperkuat peran PD PERSIS sebagai mitra strategis pembangunan perkotaan.
Ketua II PD PERSIS Kota Tangerang H. Ridwan Saragih menambahkan bahwa kehadiran Wali Kota diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara PD PERSIS dan Pemerintah Kota Tangerang. Ia menyebut Musda sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan kolaborasi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyatakan apresiasinya atas undangan yang disampaikan. Ia menegaskan akan berupaya meluangkan waktu untuk hadir, meskipun agenda akhir pekan kerap diisi berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan.
Lebih jauh, Sachrudin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan keagamaan. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial, harmoni umat, dan pembangunan Kota Tangerang yang inklusif. san/*





