Pemkot Tangerang Uji Sampel Takjil Ramadan di Pasar Lama

by

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Momentum Ramadan 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Tangerang untuk memperketat pengawasan pangan melalui aksi uji sampel takjil di Pasar Lama Tangerang. Langkah ini dipimpin langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang sebagai upaya preventif melindungi konsumen dari risiko makanan mengandung bahan berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menuturkan bahwa pengujian dilakukan terhadap beragam jenis makanan berbuka puasa. Mulai dari bakso, tahu, kerupuk warna-warni, otak-otak, aneka kue basah, hingga sirup dengan warna mencolok menjadi prioritas pemeriksaan.

“Pengawasan ini akan kami lakukan selama tiga hari dan menjangkau 13 kecamatan. Kami ingin memastikan seluruh takjil Ramadan yang beredar aman dan layak konsumsi,” ungkap dr. Dini.

Ia menegaskan bahwa sasaran utama adalah makanan dengan tampilan warna yang terlalu terang. Indikasi tersebut kerap dikaitkan dengan penggunaan zat pewarna atau bahan tambahan pangan yang tidak sesuai regulasi.

Meski demikian, pendekatan yang diterapkan bersifat edukatif. Jika ditemukan pelanggaran, pedagang akan dibina dan diberi pemahaman mengenai bahaya bahan berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Langkah ini diharapkan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan pangan.

Pemkot Tangerang juga memperkenalkan label khusus bagi pedagang yang produknya dinyatakan aman setelah uji laboratorium. Label ini menjadi simbol jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen saat membeli takjil di pasar tradisional.

“Label ini bukan sekadar stiker, tetapi bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan kesehatan masyarakat,” tegas dr. Dini.

Selain pengawasan oleh pemerintah, masyarakat juga diimbau lebih selektif dalam memilih jajanan buka puasa. Warga diminta menghindari makanan berwarna mencolok serta memastikan kebersihan dan kualitas produk sebelum membeli.

Dengan langkah preventif dan kolaboratif ini, Pemkot Tangerang berharap peredaran takjil selama Ramadan tetap aman, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.