JAKARTA, KONSEPNEWS – Kunjungan Kepala BPOM, Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., ke pabrik Bogasari di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/2/2025). Kunjungan ini tidak hanya fokus pada evaluasi produksi tepung terigu, tetapi juga mendorong inovasi pangan berbahan baku lokal.

Kepala BPOM melihat potensi besar Bogasari dalam mengembangkan produk-produk pangan yang lebih beragam dan bergizi.
“Kami mendorong Bogasari untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk pangan berbahan baku lokal, seperti mocaf, sagu, sorgum, dan hotong,” kata Kepala BPOM.

Ia menekankan pentingnya diversifikasi pangan untuk meningkatkan ketahanan gizi masyarakat. Ia juga mengapresiasi upaya Bogasari yang telah mengembangkan produk-produk tersebut sebagai sumber inspirasi bagi pelaku usaha makanan.
Kepala BPOM juga menyoroti peran penting Bogasari dalam mendukung program makanan bergizi gratis pemerintah. Ia berharap Bogasari dapat terus berkontribusi dalam menyediakan bahan pangan yang berkualitas dan bergizi untuk program tersebut.

“Kami ingin memastikan program makanan bergizi gratis berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Direktur Indofood, Franciscus Welirang, menyambut baik dorongan BPOM untuk mengembangkan pangan lokal. Ia menjelaskan bahwa Bogasari telah melakukan berbagai penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan produk-produk pangan lokal yang berkualitas.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk-produk pangan yang lebih beragam dan bergizi,” kata Franky.
Ia juga menyampaikan bahwa Bogasari akan terus bekerja sama dengan BPOM untuk memastikan keamanan dan kualitas produk-produk pangan yang dihasilkan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Bogasari untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk pangannya, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan gizi nasional. san/*





