JAKARTA, KONSEPNEWS – Upaya pemberdayaan perempuan wirausaha di Indonesia mendapat momentum penting lewat acara puncak program PUJAAN (Perempuan Jagoan Pencari Cuan) Vol. 4 yang digelar oleh BUKA Group di Hall SCTV Tower, Jakarta. Acara ini dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, Kepala Eksekutif OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Yenny Wahid selaku Komisaris Independen dan ESG Ambassador BUKA Group.
Program PUJAAN tahun ini mengangkat tema “Festival Perempuan Berdaya dan Berkarya”, menyoroti pentingnya literasi digital dan keuangan bagi pelaku UMKM perempuan agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital sekaligus melindungi diri dari ancaman siber.
Yenny Wahid menegaskan bahwa ekosistem digital membawa manfaat besar, namun juga membuka celah bagi ancaman baru seperti penipuan daring dan maraknya judi online. “Banyak keluarga kini menghadapi risiko baru, dan perempuan harus menjadi benteng utama dalam melindungi keluarga dari ancaman digital,” ujarnya.
Menurutnya, PUJAAN menjadi wadah nyata untuk mengasah kemampuan perempuan dalam mengelola keuangan dengan cerdas dan aman. Melalui program ini, BUKA Group berkomitmen membantu pelaku usaha perempuan memahami prinsip anti-penipuan (anti-scam), pengelolaan modal, dan keamanan digital yang menjadi fondasi bisnis berkelanjutan.
Program ini juga selaras dengan agenda nasional Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, dengan fokus mengakselerasi adopsi digital di kalangan wirausaha warung tradisional agar mereka dapat menjadi agen literasi keuangan dan kesadaran anti-judi online di lingkungan masing-masing.
“Pelaku usaha mikro perempuan bukan sekadar penggerak ekonomi, tetapi juga penjaga digital keluarga,” kata Yenny, menekankan pentingnya peran perempuan dalam mencegah dampak buruk dunia maya terhadap keluarga.
Sementara itu, Meutya Hafid menyoroti bahwa judi online telah menjadi bencana sosial yang merusak sendi ekonomi dan psikologi keluarga. Ia mengapresiasi langkah BUKA Group yang memperkuat peran perempuan dalam menghadapi tantangan digital. “Perempuan adalah garda terdepan keluarga. Dengan literasi digital yang kuat, mereka bisa mencegah kerusakan akibat judi online,” tegasnya.
Program PUJAAN Vol. 4 pun diharapkan menjadi model pemberdayaan yang bisa direplikasi di daerah lain, dengan semangat menciptakan ekosistem ekonomi digital yang aman, inklusif, dan memberdayakan perempuan dari akar rumput. san/*





