KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Siang itu terlihat biasa saja di kawasan Serpong. Aktivitas warga berjalan normal, kendaraan terparkir rapi di pinggir jalan. Namun di balik situasi yang tampak tenang, dua pria tengah mengintai—mencari celah untuk melancarkan aksi kejahatan.
Tak butuh waktu lama, target ditemukan. Sebuah mobil yang terparkir di depan rumah makan menjadi sasaran. Dengan cepat, salah satu pelaku memecahkan kaca menggunakan pecahan busi—modus yang kerap digunakan dalam aksi pencurian.
Namun kali ini, rencana mereka gagal total. Tim dari Polres Metro Tangerang Kota yang tengah berpatroli langsung mencurigai gerak-gerik pelaku.
“Anggota kami sudah memantau sejak awal. Saat pelaku beraksi, kami langsung lakukan penindakan,” ungkap Kasat Reskrim Parikhesit.
Kedua pelaku, HH (34) dan PS (33), sempat mencoba melarikan diri. Namun upaya mereka sia-sia. Polisi berhasil mengejar dan menangkap keduanya di lokasi kejadian.
Korban, Denny Mulyono (63), saat itu tengah menikmati makan siang. Ia tidak menyangka mobilnya menjadi sasaran.
Ketika diberi tahu oleh petugas parkir, ia langsung bergegas keluar. Namun semuanya sudah terlambat—kaca mobil pecah, dan iPhone miliknya telah raib. “Kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta,” kata Parikhesit.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor, iPhone hasil curian, hingga pecahan busi yang menjadi “senjata” utama mereka.
Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa kasus ini masih dalam pengembangan.
“Kami menduga pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di lokasi lain. Saat ini masih kami dalami,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum.
“Jangan tinggalkan barang berharga di dalam mobil. Kejahatan bisa terjadi dalam hitungan detik,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah aktivitas sehari-hari, ancaman kejahatan bisa datang kapan saja—bahkan saat kita merasa paling aman. san/*





