JAKARTA, KONSEPNEWS – Lebih dari sekadar konser, tur nasional D’MASIV bertajuk “Harmony For Tomorrow” menjadi ruang refleksi tentang masa depan manusia dan bumi. Dengan konsep “5P” — People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership — D’MASIV mengajak publik melihat musik sebagai bahasa universal untuk perubahan positif.
Rian Ekky Pradipta menyebut, harmoni dalam musik sejatinya mencerminkan harmoni kehidupan. “Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga bumi dan saling menghormati sesama adalah bagian dari harmoni yang sesungguhnya,” ujarnya.
Dalam setiap kota yang disinggahi, D’MASIV berencana menampilkan elemen visual bertema lingkungan dan perdamaian. Tata cahaya, efek visual, dan tata panggung dirancang untuk menumbuhkan kesadaran tentang keberlanjutan.
Makna Entertainment selaku promotor menegaskan bahwa setiap konser akan menonjolkan nilai edukatif. “Kami ingin konser ini meninggalkan pesan moral, bukan hanya kenangan hiburan,” kata Marco Tahitu.
Lagu-lagu seperti Jangan Menyerah dan Hidup Lebih Indah Bersama akan dikemas dengan visualisasi tematik, memperkuat makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. D’MASIV ingin penonton merasakan pengalaman emosional sekaligus inspiratif.
Konsep keberlanjutan juga diwujudkan dalam kerja sama dengan komunitas lokal di tiap kota. Misalnya, penggunaan dekorasi ramah lingkungan dan kampanye minim plastik selama acara berlangsung.
D’MASIV berharap pesan mereka mampu menyentuh lebih banyak hati dan menginspirasi gerakan kecil yang nyata. “Kalau musik bisa membuat orang berhenti marah atau mulai peduli pada bumi, itu sudah kemenangan besar bagi kami,” kata Rian.
Dengan pendekatan yang lebih humanis dan reflektif, “Harmony For Tomorrow” menegaskan posisi D’MASIV bukan hanya sebagai band pop rock populer, tapi juga sebagai pelopor musik dengan pesan sosial yang kuat. san/*






