BEKASI, KONSEPNEWS – Anggota LMK ARDI sekaligus pengurus Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI), Erick Dharma, menghadiri kegiatan LMK ARDI & LMK RAI Berqurban yang digelar pada 28 Mei 2026 di Resto Gobar, Gondangdia Baru, Bekasi.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan itu dihadiri sejumlah tokoh penting di lingkungan PAMDI, LMK ARDI, dan LMK RAI.
Hadir di antaranya Sekretaris Jenderal PAMDI sekaligus Pengawas LMK ARDI dan LMK RAI, Waskito, Wakil Ketua Umum PAMDI Cici Paramida, Ketua Umum LMK ARDI Ikke Nurjanah, serta Ketua Umum LMK RAI Dadang S.
Sejumlah pengurus dan anggota LMK ARDI juga turut meramaikan acara, di antaranya Elvy Zubay, Nong Niken, Endang Triana, dan Caca Handika.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah artis dangdut senior Indonesia seperti Endang Kurnia, Wawa Marisa, Anies Atla, Hetty Soenjaya, Ozy Miharja, serta anggota LMK ARDI lainnya.
Dari unsur LMK RAI, hadir pula sejumlah pencipta lagu yang tergabung dalam lembaga tersebut, antara lain Hendro Saki, Nanang Suwito, dan Ukat S.
LMK ARDI merupakan lembaga yang mewadahi para penyanyi dan musisi, sementara LMK RAI menjadi wadah bagi para pencipta lagu. Kedua lembaga manajemen kolektif tersebut didirikan oleh PAMDI dan berada di bawah naungan organisasi yang dipimpin oleh Rhoma Irama sebagai Ketua Umum.
Selain menjadi agenda ibadah qurban tahunan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara penyanyi, musisi, pencipta lagu, dan seluruh insan dangdut Indonesia.
Acara tersebut sekaligus menjadi forum komunikasi untuk menyamakan visi dan misi terkait pelaksanaan sistem pembagian royalti yang lebih baik, adil, dan transparan bagi anggota LMK ARDI maupun LMK RAI.
Dalam kesempatan itu, para peserta juga berdiskusi mengenai perkembangan industri musik dangdut nasional, perlindungan hak para pelaku seni, serta pentingnya memperkuat solidaritas antarorganisasi musik dan hiburan di Indonesia.
Erick Dharma menilai kegiatan seperti ini memiliki manfaat besar karena mampu mempererat hubungan antara para pelaku industri musik lintas generasi sekaligus menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi insan dangdut.
“Acara seperti ini sangat penting untuk menjaga silaturahmi antar sesama artis, musisi, dan pencipta lagu. Selain itu, kita juga bisa bersama-sama membahas berbagai hal penting demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh anggota,” ujar Erick Dharma.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan musik dangdut Indonesia di masa mendatang.
Program qurban bersama yang digelar PAMDI, LMK ARDI, dan LMK RAI diketahui telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai wujud persatuan, solidaritas, dan kepedulian sosial antaranggota organisasi. Melalui kegiatan ini, hubungan kekeluargaan serta komunikasi yang harmonis di kalangan pelaku industri musik dangdut terus diperkuat.
Kehadiran para artis, musisi, dan pencipta lagu dalam satu kegiatan yang sama menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan di lingkungan musik dangdut Indonesia. Diharapkan sinergi yang terjalin antara para pelaku seni dan organisasi musik dapat terus berkembang guna mendukung kemajuan industri musik nasional. ***






