KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Program “Jaga Jakarta+” mulai menunjukkan dampak positifnya di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Hal itu tampak saat Kapolres Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari meninjau langsung Pos Satkamling Terpadu RW 19 Perumahan Duta Indah, Cluster Dolomite, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kamis (16/10/2025) malam.
Dalam kunjungan itu, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak bisa hanya bergantung pada aparat. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial dan mencegah gangguan keamanan sejak dini.

“Poskamling adalah ujung tombak keamanan lingkungan. Melalui Jaga Jakarta+, kita dorong semangat kebersamaan untuk menjaga warga, mematuhi aturan, dan menjalankan amanah,” tutur Kombes Jauhari di sela kegiatan pengecekan pos. Ia menilai, model keamanan partisipatif seperti ini memperkuat rasa tanggung jawab kolektif di tingkat akar rumput.
Pos Satkamling Terpadu RW 19 menjadi salah satu pos yang telah memenuhi standar kelayakan, dengan sarana pendukung lengkap mulai dari CCTV hingga buku mutasi. Aktivitas ronda malam dilakukan secara bergiliran dan melibatkan empat pilar keamanan: Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasat Binmas AKBP Rachmad Hariyanto, Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin, Danramil Cibodas Mayor Andri Budi Negoro, serta Camat Periuk H. Nanang Kosim. Hadir pula Ketua MUI Kecamatan Periuk dan tokoh masyarakat yang memberi dukungan penuh terhadap penguatan keamanan warga.
Kapolres Jauhari mengapresiasi inisiatif warga RW 19 dalam menjalankan sistem keamanan swakarsa. “Ketika masyarakat mau terlibat, potensi kriminalitas bisa ditekan. Ini bentuk nyata tanggung jawab bersama,” ujarnya. Ia juga mengimbau agar seluruh wilayah di Kota Tangerang meniru langkah serupa.

Dalam kesempatan itu, suasana keakraban terjalin antara aparat dan warga. Kapolres berbincang santai dengan petugas jaga dan warga sekitar, menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat.
Kombes Jauhari berharap, program Jaga Jakarta+ terus menjadi gerakan kolektif di seluruh kecamatan di Kota Tangerang. “Keamanan tidak bisa hanya dijaga, tapi harus dijaga bersama,” pungkasnya. san/*







