TANGSEL, KONSEPNEWS – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-16 tingkat Kota Tangerang Selatan di Kecamatan Setu resmi dibuka. Pembukaan acara berlangsung semarak dengan parade defile dari tujuh kecamatan se-Kota Tangsel.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah, Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Soleh Hidayat, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, serta jajaran Forkopimda Kota Tangsel.
Wali Kota Benyamin Davnie dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ kali ini mengusung tema ‘Alquran sebagai Pedoman Hidup, Membentuk Masyarakat Tangerang Selatan yang Cerdas, Modern dan Religius’. Tema ini, menurutnya, sejalan dengan visi Kota Tangsel yang tidak hanya fokus pada kemajuan fisik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan.
“Harapan kami dari MTQ ini akan lahir kafilah dan kafilah terbaik yang siap berkompetisi di tingkat Provinsi Banten,” ujar Benyamin.
Benyamin juga menyoroti inovasi yang dihadirkan dalam MTQ tahun ini. “Terlebih lagi ada cabang yang khusus yaitu Musabaqah Para Tuna Rungu dan ini mudah-mudahan akan kita lanjutkan di tahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.
Lomba khusus untuk disabilitas ini merupakan langkah maju LPTQ Kota Tangsel dalam mewujudkan inklusi sosial keagamaan. Selain itu, ada pula cabang baru Musabaqah E-Kaligrafi atau Kaligrafi Digital, sebagai bentuk ekspresi kreatif yang adaptif dengan perkembangan teknologi.
“Kedua jenis lomba ini telah mendapat pengakuan nasional dan akan dipertandingkan juga di tingkat nasional sehingga Kota Tangerang Selatan patut berbangga karena menjadi pelopor,” terangnya.
Benyamin berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai momen untuk mendekatkan diri pada Alquran.
Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengapresiasi gelaran MTQ ini sebagai upaya Pemerintah Kota Tangsel mencetak generasi Qurani. “MTQ ini ajang silaturahmi juga. Mudah-mudahan nanti ada bibit-bibit atau kafilah-kafilah bagus mewakili Banten ke tingkat Nasional. Intinya mencetak generasi qurani, jiwa-jiwa Quran,” ungkap Dimyati.
Ia juga mengapresiasi inovasi lomba khusus disabilitas. “Itu bagus itu, ada disabilitas ya. Kita mendorong itu, karena mereka juga perlu lomba seperti itu. Supaya mereka semangat dan jangan malas belajar,” pungkasnya.
MTQ ke-16 Kota Tangsel akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 Agustus 2025 di Kecamatan Setu, dengan 15 arena lomba yang tersebar di halaman Kantor Kecamatan, masjid, dan sekolah. san/*





