PMI Kota Tangerang Salurkan Bantuan ke Pengungsi Banjir, Gandeng Hotel Golden Tulip

by
foto dok. pmi kota tangerang
foto dok. pmi kota tangerang

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang menyebabkan genangan tinggi di beberapa kawasan padat penduduk. Dalam situasi darurat ini, PMI Kota Tangerang bergerak cepat untuk mengoordinasikan bantuan ke titik-titik pengungsian, bekerja sama dengan pihak swasta demi percepatan penanganan.

Tim SATGANA yang diterjunkan sejak dini hari langsung melakukan pendataan dan evakuasi warga terdampak. Di Kelurahan Kunciran Indah, logistik berupa 30 sarung dan 9 selimut dibagikan kepada warga yang harus meninggalkan rumah mereka akibat banjir. Selain itu, bantuan 200 kotak makanan dari Hotel Golden Tulip Essential menjadi penyokong utama kebutuhan pangan para pengungsi.

Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, mengatakan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan darurat kali ini. “Kami memaksimalkan sinergi antara tim POSKO, Tim SATGANA, dan mitra swasta agar bantuan bisa sampai ke tangan masyarakat sesegera mungkin,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (8/7/2025).

Pengungsian sementara ditempatkan di Rumah Pemotongan Hewan Kelurahan Petir, yang dinilai strategis dan cukup aman dari luapan air. Pengungsi lain tersebar di Masjid Ma’arif, Kelurahan Gondrong dan Posyandu Mawar, Kelurahan Cipondoh. PMI menyalurkan bantuan secara merata dan sesuai kebutuhan.

“Kami memprioritaskan bantuan logistik dasar dan memastikan distribusinya berjalan efektif,” tambah Oman, merinci kegiatan yang masih terus berlangsung hingga kini.

Tanggap darurat akan terus dijalankan hingga cuaca kembali stabil. Menurut prakiraan, hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Tim PMI tetap bersiaga di lapangan untuk merespons jika ada kejadian lanjutan.

Selain bantuan logistik, PMI juga mengerahkan tim kesehatan untuk memantau kondisi pengungsi dan mencegah penyebaran penyakit akibat banjir. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan terpadu yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak hanya fokus pada bantuan barang, tapi juga keselamatan dan kesehatan pengungsi,” tutup Oman, menegaskan komitmen PMI Kota Tangerang. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.