JAKARTA, KONSEPNEWS – Polda Metro Jaya mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andre Yunus (27). Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, informasi awal dari penyelidikan mengarah pada dua orang yang patut diduga sebagai pelaku. Namun, hingga kini polisi masih terus mendalami keterlibatan keduanya.
“Kalau informasi awal ada dua orang yang patut diduga, tetapi ini masih kita dalami. Kita sekarang mengedepankan pemulihan dulu kepada korban, saudara AY,” kata Kombes Budi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat, 13 Maret 2026.
Budi menjelaskan, korban mengalami luka cukup serius akibat cairan keras yang disiramkan pelaku. Luka tersebut berupa pengelupasan kulit di sejumlah bagian tubuh.
“Pada saat penyiraman terjadi pengelupasan di bagian tangan, badan, maupun wajah. Saat ini kami fokus pada penanganan medis bagi korban,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi korban yang masih dalam proses pemulihan membuat Andre belum dapat memberikan banyak keterangan kepada penyidik.
“Kondisi sekarang korban belum bisa memberikan keterangan yang banyak kepada pihak kepolisian. Kita beri ruang kepada korban dan tim medis untuk proses pemulihan terlebih dahulu,” jelasnya.
Meski demikian, polisi tetap melanjutkan proses penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi kejadian.
“Kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lingkar luar, termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata Budi.
Kabidhumas menambahkan, aparat juga akan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk membantu mengungkap pelaku.
“CCTV di sekitar lokasi tentu akan disisir. Itu merupakan teknik penyelidikan yang dilakukan kepolisian, namun tidak perlu kami sampaikan secara detail,” ujarnya.
Sebelumnya, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyampaikan bahwa Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan Podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) pada sekitar pukul 23.00 WIB.
“Pasca peristiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24%,” ucapnya dalam keterangan tertulis. Zan





