JAKARTA, KONSEPNEWS – Pihak Kepolisian menyampaikan hasil tes DNA terhadap dua kerangka manusia yang ditemukan di lantai 2 Gedung ACC Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (30/11) yang lalu.
Karo Lab dokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sejumlah bagian anggota tubuh dan tes DNA.
Dua kerangka itu adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.
“Post mortem (otopsi) cocok dengan ante mortem (identifikasi jenazah) sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo,” kata Brigjen Sumy Hastry, Jumat (7/11/25).
“Post mortem cocok dengan ante mortem sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid,” lanjut dia.
Sebelumnya, dua kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh tim teknis gedung ACC Kwitang yang hendak mengecek konstruksi gedung untuk dilakukan renovasi.
Renovasi dilakukan karena gedung itu sempat terbakar ketika terjadi demo yang berujung kericuhan di Kwitang.
Dua kerangka manusia itu lantas dikaitkan dengan Reno dan Farhan yang sempat dilaporkan hilang setelah demo. Keluarga dari Reno dan Farhan lalu diambil sampelnya untuk kepentingan tes DNA. Zan






