Ryans Rayel Ajak Amel Alvi dan Pamela Safitri Tetap Produktif Saat Pandemi Corona

by
Ryans Rayel bersama dua artisnya Amel Alvi dan Pamela Safitri

Konsepnews.com – Dimasa pandemi corona ini, banyak aktifitas para publik figure dan penyanyi yang harus tercancel lantaran adanya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah. Hal itu tentunya menjadi problem tersendiri bagi masyrakat yang bekerja dibidang seni dan hiburan. Seperti yang dialami oleh artis Amel Alvi dan Pamela Safitri. Hal tersebut tak lantas menjadikan mereka berhenti berkarya dimana sang manager-nya Ryan Rayel. Hal itu diungkapkan Ryan saat dihubungi sejumlah media, Jumat (18/4/2020).

“Selama wabah corona ini, memang banyak aktifitas yang harus ter-cancrl dan tertunda. Imbasnya masalah keuangan ya, tentunya. Gara-gara Corona, semua event ter-cancel dan ada juga yang tertunda hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Tapi saya sebagai manager personalnya Amel Alvi dan Pamela Safitri selalu bilang meski sekarang sedang libur, namun kreatifitas dan produktifitas harus terus diasah. Sambil saya tetap mempromosikan mereka, jadi ntar kalo masalah ini selesai mereka bisa kembali show dan unjuk kebolehan lagi,” ungkap Ryan.

Ditambahkan Ryan, sebagai personal manager dari dua artis potensial seperti Amel dan Pamela, dampak corona sendiri memang cukup menyita koceknya. Lantaran ratusan juta rupiah mereka harus ikhlaskan lantaran adanya pandemi corona ini.

“Saat masa PSBB ini kami tetap berkreasi dengan membuat konten-konten untuk channel YouTube pribadi. Kami juga jadi rajin olahraga dan memperhatikan hidup sehat. Dan harapan kita adalah semoga pandemi virus ini cepat berlalu ya, karena banyak orang yang menganggur karena Corona ini. Semoga kita selalu selamat dan bisa bangkit dari persoalan ini,” tandasnya.

Ryan sendiri sebagai personal managaer Amel Alvi dan Pamela Safitri sendiri terus menganjurkan kepada dua anak didiknya untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada dirumah dan tidak keluar rumah bila tidak ada aktifitas yang mendesak agar mereka terhindar dari paparan virus corona yang angkanya semakin tinggi khususnya di Jakarta.