JAKARTA, KONSEPNEWS – Mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya menampilkan kreativitas melalui pementasan “Musikal Pasar Dangdoet: SEMESTA Berdendang” di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Sabtu (4/4).
Pementasan bertema “Diverse Artistry: The SEMESTA Glitz” ini mengangkat kehidupan masyarakat pasar tradisional dengan segala dinamika sosialnya. Tokoh Adeng menggambarkan dilema generasi muda antara mengejar impian dan memenuhi harapan keluarga.
Organisasi SEMESTA (Semangat Seni Prasetiya Mulya) sebagai penggagas acara berfokus pada pengembangan seni pertunjukan berbasis budaya Indonesia, sekaligus memperkenalkan kemasan modern yang relevan bagi generasi saat ini.
Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, menegaskan pentingnya kegiatan seni dalam ekosistem pendidikan.
“Kegiatan ini bukan hanya sebuah ekspresi artistik, tapi juga merupakan bagian integral dari ekosistem pembelajaran di perguruan ini. Lebih jauh, kita melihat keterkaitan yang semakin erat antara dunia pendidikan dan sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kampus akan terus mendorong ruang kolaborasi bagi mahasiswa.
“Universitas Prasetiya Mulya akan terus mendorong ruang-ruang ekspresi dan kolaborasi agar kreativitas mahasiswa dapat berkembang dan berdampak luas,” jelasnya.
Sementara itu, Irene Umar menilai karya seperti ini perlu terus didukung sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional, khususnya pada subsektor seni pertunjukan dan musik.
Pementasan yang disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf dan Dadang Badoet ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu mengangkat budaya lokal menjadi karya kreatif yang relevan dan bernilai ekonomi. san/*






