TANGSEL, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, hingga SMP Negeri. Dalam petunjuk teknis terbaru, jalur domisili kembali menjadi prioritas utama guna memastikan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini dirancang lebih transparan, objektif, dan akuntabel agar seluruh proses penerimaan berjalan tertib serta tepat sasaran.
“SPMB tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan dengan prinsip pemerataan akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan,” ujar Deden dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Ia juga mengimbau para orang tua untuk mulai mempersiapkan seluruh dokumen administrasi sejak awal, terutama dokumen kependudukan yang menjadi syarat penting pada jalur domisili maupun jalur penerimaan lainnya.
“Kami meminta orang tua mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan tidak terkendala saat verifikasi,” katanya.
Untuk jenjang TK Negeri Pembina, pendaftaran dilakukan secara offline di sekolah penyelenggara dengan kuota total mencapai 503 siswa yang tersebar di tujuh kecamatan. Jalur domisili mendapat alokasi terbesar sebesar 80 persen, disusul jalur afirmasi 15 persen dan jalur mutasi 5 persen.
Sementara pada jenjang SD Negeri, total kuota penerimaan tahun ini mencapai 16.080 siswa. Jalur domisili tetap menjadi prioritas utama dengan kuota 70 persen yang terdiri atas 65 persen domisili dalam daerah dan 5 persen domisili luar daerah. Adapun jalur afirmasi mendapat kuota 25 persen dan mutasi 5 persen.
Pelaksanaan pendaftaran SD Negeri dapat dilakukan secara langsung di sekolah tujuan maupun secara online melalui sistem SPMB Tangsel bagi sekolah yang sudah menjadi piloting layanan digital.
Untuk jenjang SMP Negeri, pendaftaran sepenuhnya dilakukan secara online dan dibagi ke dalam tiga tahap. Total kuota penerimaan SMP Negeri tahun ini mencapai 9.976 siswa dengan jalur domisili mendapat alokasi 40 persen, jalur prestasi 25 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi 5 persen.
Selain jalur akademik reguler, SPMB SMP Negeri juga membuka kesempatan bagi siswa berprestasi akademik maupun non-akademik, hafidz Al-Qur’an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda melalui jalur prestasi dengan syarat dokumen pendukung tertentu.
Pemkot Tangsel berharap pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lebih tertib, adil, dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan negeri, sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. Seluruh murid baru jenjang TK, SD, dan SMP Negeri dijadwalkan mulai masuk sekolah pada 13 Juli 2026. san/*





