KABUPATEN JEMBER, KONSEPNEWS – Menjelang senja, suasana di Pantai Watu Ulo dipenuhi wisatawan yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati panorama laut selatan yang memikat. Debur ombak berpadu dengan semilir angin pantai menciptakan suasana khas yang membuat kawasan wisata pesisir selatan Jember itu semakin ramai selama libur panjang berlangsung.
Hamparan pasir luas, gugusan batu karang, hingga panorama laut biru menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati suasana pantai. Tak hanya di Watu Ulo, wisatawan juga memadati Pantai Papuma yang berada dalam satu kawasan wisata unggulan Kabupaten Jember.
Libur panjang kali ini menjadi berkah tersendiri bagi sektor pariwisata pesisir selatan Jember. Kebijakan satu tiket untuk dua destinasi dinilai berhasil menarik minat wisatawan sekaligus mempermudah akses pengunjung menikmati dua pantai favorit dalam satu perjalanan wisata.
Salah satu wisatawan asal Lumajang mengaku terkesan dengan keindahan alam Pantai Papuma dan Watu Ulo yang masih terjaga keasriannya. Menurutnya, konsep satu tiket memberikan pengalaman liburan yang lebih praktis dan ekonomis bagi wisatawan keluarga.
“Suasananya berbeda, tetap asri dan punya daya tarik tersendiri. Dengan harga tiket yang terjangkau, wisatawan bisa menikmati dua destinasi sekaligus. Ini sangat menarik untuk liburan keluarga,” ungkapnya.
Camat Ambulu, Fahrul Ansori, menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menghidupkan roda ekonomi masyarakat sekitar kawasan pantai selatan Jember.
Menurut Fahrul, wisatawan kini cukup membayar tiket sekitar Rp12.500 untuk menikmati keindahan Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma sekaligus. “Cukup dengan satu tiket yang sangat terjangkau, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan Watu Ulo dan Papuma sekaligus. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Bupati yang terbukti efektif dalam menghidupkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata,” ujarnya.
Ia menjelaskan dampak kebijakan tersebut sangat terasa bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM, pedagang kecil, jasa parkir hingga penyedia wahana wisata yang kini ikut menikmati meningkatnya aktivitas wisatawan selama musim liburan.
“Ketika wisatawan datang menikmati keindahan pantai, di saat yang sama ekonomi masyarakat ikut bergerak. Pedagang kecil, pelaku UMKM, jasa parkir, penyedia wahana wisata, hingga warung-warung sederhana ikut merasakan manfaat nyata dari bertambahnya jumlah pengunjung,” tambahnya.
Fahrul berharap keindahan wisata pantai selatan Jember tetap terjaga dan semakin dikenal luas sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur. “Pantai Watu Ulo dan Papuma bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi juga tentang harapan masyarakat yang tumbuh bersama geliat wisata. Semoga alamnya tetap lestari dan mampu terus membawa kesejahteraan bagi warga sekitar,” tutupnya. san/*





