MEDAN, KONSEPNEWS – Penyaluran bantuan kemanusiaan berupa hygiene kit kepada penyintas banjir di Kelurahan Gajaru, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, menjadi potret solidaritas yang mengingatkan pada adegan-adegan paling humanis dalam film drama sosial, ketika empati hadir lebih dulu sebelum sorotan kamera. Aksi ini berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, di tengah upaya pemulihan warga pascabanjir yang masih berjuang mengembalikan ritme kehidupan sehari-hari.
Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan kebersihan dasar warga terdampak banjir, sebuah aspek yang kerap luput dari perhatian, namun krusial dalam mencegah masalah kesehatan lanjutan. Dalam konteks pascabencana, kebersihan menjadi garis pertahanan pertama agar trauma tidak berkembang menjadi krisis kesehatan.
Hygiene kit yang disalurkan berisi berbagai perlengkapan penting seperti sabun mandi, sampo, pasta dan sikat gigi, pembalut, handuk, deterjen, hingga kebutuhan penunjang kebersihan lainnya. Paket bantuan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan paling mendasar warga, terutama keluarga dengan anak-anak dan lansia.
Kepala Cabang Zurich Medan, Diana Wisata, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak banjir. Menurutnya, menjaga kebersihan di lingkungan pascabanjir bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga langkah preventif agar warga terhindar dari penyakit.
Ia berharap bantuan hygiene kit tersebut dapat membantu warga Kelurahan Gajaru tetap menjaga kesehatan selama masa pemulihan berlangsung. Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa aksi kemanusiaan tidak berhenti pada simbol, melainkan hadir sebagai solusi konkret.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat kelurahan, tokoh masyarakat, serta relawan PMI Medan Timur. Koordinasi ini dilakukan agar distribusi bantuan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Kehadiran relawan di lapangan memberi nuansa gotong royong yang kuat, seolah menghadirkan ulang semangat kolektif yang sering menjadi tema utama dalam film-film bertema kemanusiaan. Warga penerima bantuan tampak antusias dan menyambut hangat kedatangan para relawan.
Ketua Bidang Relawan, Esti Pebrianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana akan terus dijaga sebagai bagian dari aksi kemanusiaan yang berkelanjutan. san/*





