Konsepnews.com – Tak mudah bagi Viva Westi untuk menyutradarai sekuel film “Koki Koki Cilik”. Sebab, ia baru pertama kali menjadi sutradara dari film yang sebagian besar pemainnya adalah anak-anak berusia sangat belia. Karena itu, Vesti pun terpaksa berusaha mempelajari karakter para pemain cilik tersebut.
“Ternyata anak-anak itu punya mood, bukan seperti orang dewasa, harus ada pendekatan, disayang,” ujar Vesti kepada wartawan belum lama ini. Vesti menganggap, menjaga mood para pemain cilik itu butuh kesabaran.
Hal itulah yang membuatnya terus berusaha agar proses syuting bisa dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Mood anak-anak kan tidak selalu sama juga. Itu pun jadi tantangan buat saya, tantangan terbesar,” imbuh Vesti.

Bukan hanya tentang mood para pemain cilik, namun Vesti juga harus menghadapi cuaca yang tak menentu saat proses syuting berlangsung. Curah hujan saat itu cukup tinggi, sehingga menyulitkan Vesti memulai syuting. “Kadang pagi hujan, siang saat sedang bersiap, malah hujan lagi.
Kita syuting saat curah hujan memang sedang deras. Makanya itu menjadi tantangan bagi saya untuk menyutradarai Koki Koki Cilik,” imbuhnya.
Melakukan adaptasi dengan suasana syuting yang berbeda serta menghadapi cuaca yang tak menentu akhirnya mampu dilewati Vesti dengan baik. Salah satu resepnya adalah menjaga hubungan yang baik dengan para pemain, terutama pemain cilik. Ia berusaha membuat suasana di lokasi syuting begitu menyenangkan.

“Kita seperti sedang bermain-main bersama mereka saat membuat film ini. So far, membuat film anak-anak sangat menyenangkan seperti merasakan kembali dunia anak-anak. Mereka apa adanya, tidak berpura-pura. Semua menyenangkan,” ujar Vesti.
Syuting sekuel film Koki Koki Cilik ini hampir memakan waktu 23 hari. “Selama hampir satu bulan bersama-sama, sangat menyenangkan. Kita syuting di atas gunung yang pemandangannya sangat indah, udaranya dingin dan anak-anak yang menyenangkan,” pungkas Westi. ic





