DPC PDIP Tangerang Minta RSUD Kota Tangerang Kaji Ulang Himbauan Bersyari’ah Yang Menuai Polemik

by -96 views
Himbauan Pihak RSUD Kota Tangerang tentang prinsip Syariah yang menuai polemik di Masyarakat

Tangerang, Konsepnews.com – Himbauan bersyariah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang ramai diperbincangkan dan menuai polemik dimasyarakat. Pasalnya, dalam himbauan tersebut pihak RSUD Kota Tanggerang yang dituliskan pada sebuah papan pengumuman bahwa bila ada pasien yang dirawat di RSUD Kota Tangerang harus ditunggu Keluarga dan juga Mahramnya (suami, Istri, atau keluarga kandung) untuk menghindari perzinahan dan fitnah.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo pun langsung merespon polemik himbauan bersyari’ah yang terapkan pihak RSUD Kota Tanggerang yang kini tengah viral dimasyarakat. Lantaran dirinya menilai himbauan tersebut agak kurang pantas di rumah sakit umum yang dimiliki oleh pemerintah itu dan terbuka bagi publik itu. Hal itu diungkapkannya saat berbincang dengan sejumlah media di Kawasan Karwaci, Kota Tangerang, Banten, Rabu (12/6/2019). “Yang jelas Kota Tangerang merupakan tempat tinggal bagi beragam suku dan umat beragama. Karenanya, kebijakan serta pelayanan publik seyogyanya berguna untuk semua. Harus diingat RSUD Kota (Tangerang, Red) itu milik masyarakat didirikan dari hasil pajak bersama, tidak membedakan satu dengan yang lain. Jadi Kebijakan yang dibuat pemerintah terkait hajat dan kepentingan orang banyak, baiknya ada kajian dan fungsi pengawasan dari masyarakat dan DPRD, melibatkan banyak unsur, Organisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), apakah sudah dilakukan,” terang Gatot.

Didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Andri Permana, Bendahara Umum, Sumarti, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Supardi dan wakil Ketua Bidang Hukum, Suandi, Gatot menambahkan bakal mendorong fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait polemik tersebut dimana dalam agenda tersebut, pihaknya akan meminta penjelasan dari pihak management RSUD Kota Tangerang.

Pihak DPC PDIP Perjuangan yang berkomentar terkait Himbauan Bersyariah yang diterapan di RSUD Kota Tangerang yang menuai polemik di masyarakat.

“Fraksi PDIP Kota Tangerang pastinya akan meminta pihak management RSUD Kota Tangerang untuk menjelaskan maksud dan urgensi yang terkandung dalam himbauan tersebut lantaran ini menjadi polemik di masyarakat. Karena kalau ini sesuai dengan semangat Rumah Sakit yang berprinsip Syariah yang diterapkan di RS milik publik dan pemerintah ini menurut kami kurang pantas, karena kan ini layanan. Dan kami pun berharap pihak RSUD Kota Tanggerang mengkaji kembali himbauan tersebut dengan melibatkan semua unsur seperti pemerinta, masyarakat, tokoh agama dan juga pihak Management agar kebijakan yang tidak menibulkan polemik seperti ini. Kalau sesuai wujud ke Bhinekaan di Kota Tangerang kan ada masjid, gereja, klenteng. Kebhinekaan ini merupakan warisan turun-temurun masyarakat Kota Tangerang, yang harus terus dijaga, apalagi ini milik publik yang semua pelayanan dan fasilitasnya di tunjang APBD dari Pemerintah Kota Tangerang yang didapat dari pajak seluruh masyrakat Kota Tangerang dari berbagai suku, agama, dan ras,” tambahnya

Senada dengan Gatot, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Andri Permana menyatakan, penerapan prinsip syariah di RSUD Kota Tangerang mesti didahului dengan peningkatan mutu rumah sakit.

“Masih banyak hal yang lebih urgensi terkait kebijakan RSUD di Kota Tangerang. Peningkatan standarisasi mutu pelayanan dan keselamatan menjadi hal yang lebih urgensi daripada polemik papan pengumuman,” tandasnya.

Ketua DPRD Kota Tangerang sendiri mengagendakan Rapat Dengar Pendapat dengan RSUD Kota Tangerang pada Rabu (29/6/2019) mendatang. (fk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *