Program Indonesia Merekat Diluncurkan, Demi Dukung Pemerintah

by -77 views

Konsepnews.com – Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) dan Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ) sepakat menandatangani nota kesepahaman untuk Program Indonesia Merekat, yang dilaksanakan di 34 Provinsi Indonesia.

Secara simbolis penandatanganan kerja sama ini, berlangsung di Kantor Pusat LAI, di Pinang Ranti, Jakarta Timur, Kamis (10/10).

Bagi Djoni Lubis selaku Ketua Umum DPP Lembaga Aliansi Indonesia, kerja sama ini memiliki visi, misi dan punya tujuan untuk mendukung pemerintah yang sah.

“Siapapun pemerintahnya tidak boleh diganggu. Pemerintah yang sudah didukung rakyat harus kita selamatkan. Dalam situasi seperti sekarang ini, pemerintah perlu dukungan masyarakat yang bersatu. Salah satunya bagaimana mencerdaskan masyarakat agar menangkal hoaks,” kata Djoni Lubis.

Purnawirawan Mayor Jenderal TNI AD ini menambahkan, pihaknya punya misi dalam  mencermati, menyikapi dan mengawal kebijakan pemerintah pusat dan daerah, serta mengawal APBN dan APBD.

“Bila ada segelintir pejabat negara yang menyalahgunakan jabatannya, aliansi tidak segan-segan melaporkan ke instansi terkait,” jelas Djoni.

Pada tempat yang sama, Ketua Harian Yayasan Kerja Indonesia Jaya, Denny D. Kustia menjelaskan, bahwa yayasan yang dipimpinnya sudah memiliki jaringan dan tersebar di seluruh Indonesia.

Kerjasama ini untuk monitoring dan membantu di bidang sosial dari luar sisi pemerintah.

“Masalah dari mana datangnya bantuan itu, kita nantinya mencari, baik dari swasta maupun dari CSR,” ujar Denny yang mencontohkan kerja sama yang akan dilakukan. Misalnya desa yang tak terjamah pemerintah pusat bisa mendapatkan dana hibah pembangunan infrastruktur desa.

“Program kerja sama dengan LAI ini berdurasi tiga tahun, namun program kita sendiri dilakukan selama lima tahun. Ada yang namanya Cahaya Indonesia, yaitu untuk membantu penerangan listrik di desa-desa terpencil,” pungkas Denny.

“Tentunya kita ingin berkolaborasi dengan serius. Program kerja sama dengan LAI berdurasi 3 Tahun, namun program kita sendiri dilakukan selama 5 tahun. Ada yang namanya Cahaya Indonesia, yaitu untuk membantu penerangan listrik di desa-desa terpencil,” pungkas Denny. ts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *