IFLC Siap Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

by -238 views

Konsepnews.com – Belakangan ini, lagi-lagi beredar informasi terjadinya kekerasan seksual di dalam manajemen maskapai penerbangan yang dialami pramugari. Kekerasan seksual kerap digunakan pelaku untuk membuat para korban menjadi relasi ketergantungan kepada pelaku dan mengikuti yang diinginkan pelaku.

Hasil pemantauan Komnas Perempuan menunjukkan Ketimpangan Relasi Kuasa sebagai ciri khas terjadinya kekerasan seksual, dan membuat korban tidak berdaya. Komnas Perempuan memberikan perhatian kepada informasi tersebut sebagai momentum dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan khususnya kekerasan seksual.

Hal tersebut berkenaan dengan advokasi pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang sangat penting bagi Masyarakat Indonesia dalam penghapusan kekerasan seksual. Indonesian Feminist Lawyers Club (IFLC) merespon baik perhatian Komnas Perempuan yang memberikan perhatian khusus bagi informasi ini, khususnya dalam upaya turut menolak segala bentuk Kekerasan terhadap Perempuan, utamanya Kekerasan seksual di tempat kerja.

Ketua Umum IFLC, Nur Setia Alam, SH M.Kn (Foto-foto: Istimewa)

IFLC berempati setinggi-tingginya pada para korban, sekaligus mengecam segala perbuatan yang menempatkan korban pada satu situasi perlakuan yang tidak manusiawi, dipermalukan, direndahkan harkat martabatnya dan dihambat kemajauan sebagai pekerja dan ada dalam kondisi yang tidak berdaya.

“Merujuk pada hal tersebut, maka IFLC sebagai satu institusi yang beranggotakan para advokat aktif yang dibentuk oleh para lawyer yang memiliki kepedulian sebagai tindak lanjut sosialisasi Komnas Perempuan terhadap akses keadilan yang dibutuhkan korban, membuka Posko Pengaduan bagi para korban yang merasa dirugikan dan juga perlu pendampingan,” ujar Ketua Umum IFLC, Nur Setia Alam, SH M.Kn, baru-baru ini, di Jakarta.

Ketua Umum IFLC, Nur Setia Alam, SH M.Kn

Nur Setia Alam menyatakan, ini tentunya untuk mendorong korban agar berani bicara dan bersuara atas kekerasan seksual yang dialaminya dengan prinsip jaminan kerahasiaan dan pelindungan. Identitas para korban tentunya akan sangat dirahasiakan.

Bagi para korban kekerasan seksual diharapkan tak segan-segan mengadukan masalahnya ke sekretariat IFLC, di Kantor Hukum Nur Setia Alam Prawiranegara & Partners, Graha Mustika Ratu Lantai Ground Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan. yang dibuka dari Senin-Jumat, pada pukul 10.00-16.00 WIB, di alamat tersebut di atas. Posko pengaduan telah dibuka sejak Senin, 16 Desember 2019. ic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *