KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap mesin Refused Derived Fuel (RDF) yang baru beroperasi di TPA Rawa Kucing pada Kamis (12/12/2024).
Mesin ini mengolah sampah menjadi bahan bakar setara batu bara yang diyakini akan membawa dampak positif bagi pengelolaan sampah di Kota Tangerang, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang signifikan.
Dalam tinjauannya, Turidi mengungkapkan rasa bangga atas penggunaan teknologi buatan dalam negeri yang mampu mengolah sampah dengan sangat efektif.
“Ini mesin luar biasa yang karya anak bangsa, dan langkah ini sangat patut diapresiasi. Mesin ini mampu mengubah sampah menjadi RDF dan kompos dengan hasil yang bernilai ekonomi,” kata Turidi.
Turidi menjelaskan, mesin yang beroperasi dengan dua lini produksi di TPA Rawa Kucing memiliki kapasitas yang sangat besar, mampu mengolah hingga 50 ton sampah setiap hari.
Dari jumlah tersebut, sekitar 25 hingga 30 ton sampah berhasil diubah menjadi RDF, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif, mengurangi ketergantungan pada batu bara.
Tak hanya memberikan solusi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan, mesin RDF juga memberi peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang.
“Mesin ini dapat mendatangkan PAD yang cukup besar bagi daerah, selain mengurangi beban sampah di TPA,” ungkap Turidi.
Lebih lanjut, Turidi mendorong agar program ini dapat melibatkan lebih banyak pihak, termasuk swasta dan masyarakat. “Kami mendorong kerjasama dengan sektor swasta melalui program CSR agar pengolahan sampah ini bisa lebih luas lagi, bahkan mungkin di setiap kecamatan.
Dengan begitu, sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing bisa jauh berkurang,” harapnya. san/*






