JAKARTA, KONSEPNEWS – Polsek Tambora mengamankan sebanyak 12 remaja yang diduga terlibat aksi tawuran di Jalan Duri Utara 2, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (9/3).
Para remaja tersebut terancam menjalani pembinaan melalui pesantren kilat selama 7 hari di Mapolsek Tambora.
Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami memilih pendekatan yang lebih humanis. Hal itu dilakukan agar para remaja tersebut mendapat efek jera.
“Kami telah mendata para remaja yang diamankan dan juga memanggil orang tua mereka. Selain itu, kami juga melibatkan RT dan RW setempat untuk menandatangani surat pernyataan agar mereka mengikuti pembinaan melalui program pesantren kilat,” ujar Kompol Kukuh, Senin (10/3/2025).
Kapolsek menjelaskan, selama tujuh hari, para remaja itu akan mendapatkan bimbingan dari Bhabinkamtibmas serta Dai Kamtibmas Polsek Tambora.
“Program ini bertujuan untuk membentuk karakter yang lebih baik dan menjauhkan mereka dari pergaulan yang bisa menjerumuskan ke dalam tindakan kriminal,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Kasatpel Dinas Pendidikan Kecamatan Tambora, Zainal, yang menyampaikan dukungannya terhadap program ini.
Ia berharap pendekatan pembinaan melalui pesantren kilat dapat memberikan efek jera sekaligus membimbing para remaja ke arah yang lebih positif.
“Remaja adalah aset bangsa. Mereka masih bisa diarahkan, dan pembinaan seperti ini jauh lebih efektif dibanding sekadar hukuman,” kata Zainal.
“Semoga setelah mengikuti pesantren kilat ini, mereka lebih memahami nilai-nilai moral dan keagamaan sehingga tidak terjerumus lagi ke dalam aksi tawuran,” imbuhnya.
Langkah yang dilakukan oleh Polsek Tambora ini mendapat apresiasi dari orang tua, RT dan RW yang datang ke Mapolsek Tambora.
Kapolsek menyebut, banyak pihak berharap program seperti ini dapat diterapkan secara lebih luas sebagai solusi pencegahan tawuran di kalangan remaja.
“Dengan pendekatan yang lebih edukatif dan religius, diharapkan para remaja dapat kembali ke jalan yang lebih baik dan menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab di masa depan,” pungkasnya. Zan





