KABUPATEN TANGERANG, KONSEPNEWS – Kelurahan Kadu Agung mengambil pendekatan proaktif dalam menyambut bulan Ramadan dengan menggelar sosialisasi intensif kepada para pemilik tempat hiburan dan rumah makan.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 2 Tahun 2025 yang mengatur jam operasional selama bulan suci.
Berbeda dengan pendekatan penegakan hukum yang kaku,
Lurah Kadu Agung, Mohammad Yusuf, memilih untuk membangun dialog konstruktif dengan para pelaku usaha. Tim kelurahan turun langsung ke lapangan, mengunjungi rumah makan, kafe, dan tempat hiburan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang aturan yang berlaku.
Dalam sosialisasi tersebut, Lurah Yusuf menekankan pentingnya kesadaran dan partisipasi aktif dari para pelaku usaha. Ia menjelaskan bahwa kelurahan berperan sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sementara penegakan sanksi menjadi ranah Satpol PP Kabupaten Tangerang.
Lurah Yusuf mengajak para pelaku usaha untuk melihat aturan Ramadan bukan sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk berkontribusi dalam menciptakan suasana yang lebih kondusif dan harmonis.
Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan akan memberikan dampak positif bagi semua pihak, termasuk pelaku usaha itu sendiri.
Kelurahan Kadu Agung juga menggandeng tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk memberikan edukasi tentang nilai-nilai Ramadan kepada para pelaku usaha.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran spiritual dan mendorong perilaku yang lebih santun selama bulan suci.
Selain itu, Kelurahan Kadu Agung membuka ruang bagi para pelaku usaha untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait aturan Ramadan.
Dialog terbuka ini memungkinkan kelurahan untuk memahami kendala yang dihadapi pelaku usaha dan mencari solusi yang saling menguntungkan.
Kelurahan Kadu Agung juga memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk menyebarkan informasi tentang aturan Ramadan kepada masyarakat luas.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan memastikan bahwa semua pihak memiliki akses terhadap informasi yang akurat.
Dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif, Kelurahan Kadu Agung berharap dapat menciptakan suasana Ramadan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Mereka yakin bahwa sinergi antara kelurahan, pelaku usaha, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam menjaga kekhusyukan bulan suci. san/*





