BEKASI, KONSEPNEWS – Drama aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi pada 29 Oktober 2025 pukul 7 pagi berujung baku tembak menggegerkan warga Bekasi. Dua pria yang dikenal dengan sebutan duo koboi ini berusaha kabur setelah merampas motor milik korban, namun aksi mereka malah berakhir dengan peluru panas dari aparat kepolisian.
Peristiwa ini dimulai pada sore hari ketika dua pria tersebut melakukan aksi pencurian sepeda motor di salah satu kawasan di Bekasi. Korban yang mengetahui motornya dibawa kabur, berusaha mengejar para pelaku. Namun, alih-alih melarikan diri, kedua pelaku malah menghadapi korban dengan tembakan. Tidak hanya itu, mereka pun sempat menembaki warga yang berusaha mencegah tindakan mereka.
Dalam pengejaran yang penuh ketegangan, polisi yang sudah mendapatkan informasi langsung bergerak cepat untuk memburu para pelaku. Ketika kedua pelaku berusaha melarikan diri melalui gang-gang sempit, petugas yang sudah mengepung kawasan tersebut langsung melakukan tembakan peringatan. Namun, para pelaku yang nekat malah melawan dengan menembaki petugas. Kejadian ini mengundang baku tembak yang sengit antara kedua belah pihak.
Setelah beberapa saat, tembakan aparat mengenai salah satu pelaku, yang kemudian jatuh terkapar. Sementara satu pelaku lainnya berhasil ditangkap dan diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi menemukan senjata api ilegal yang digunakan oleh para pelaku dalam aksi mereka, memperburuk status kriminal mereka yang sudah cukup lama masuk dalam daftar buronan kepolisian.
Kasus ini berhasil diungkap berkat kerjasama antara polisi dengan masyarakat yang sigap memberikan informasi. Pihak kepolisian pun mengapresiasi keberanian warga yang membantu mengungkap kejahatan ini, meskipun dihadapkan dengan risiko keselamatan mereka sendiri.
Kapolres Bekasi, AKBP Rudi Hartono, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa para pelaku akan dijerat dengan berbagai pasal, mulai dari pencurian dengan kekerasan hingga kepemilikan senjata api ilegal. “Kami akan terus mengusut tuntas jaringan kriminal ini, dan memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan lainnya,” tegas Rudi.
Diharapkan, peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap tindakan kriminal yang bisa terjadi kapan saja, terutama di kawasan yang rawan tindak kejahatan. Polisi juga mengimbau warga untuk segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. pa





