JAKARTA, KONSEPNEWS – Nama Hanung Bramantyo kembali dipercaya MDTV untuk menggarap “Ipar Adalah Maut The Series”, adaptasi dari film sukses MD Pictures yang sempat menggemparkan layar lebar pada 2024. Dalam versi terbaru ini, Hanung menggandeng Sanjeev Ram Kishan sebagai sutradara pendamping demi memperkuat sisi sinematografi dan drama.
Hanung menjelaskan bahwa versi serial ini bukan sekadar perpanjangan film, tetapi pendalaman emosional setiap karakter. “Kami ingin penonton tidak hanya menyaksikan cerita, tapi ikut merasakan pergulatan batin para tokohnya,” ujarnya.
Serial ini menghadirkan gaya visual khas Hanung: realis, intens, dan kaya detail emosional. Setiap adegan dibuat dengan pendekatan sinematik, seolah menonton film setiap malam.
Sanjeev Ram Kishan yang sebelumnya sukses mengarahkan sinetron populer seperti Tajwid Cinta dan Tertawan Hati, menambahkan ritme drama yang kuat dan penuh tensi. Kolaborasi dua sutradara ini menghasilkan keseimbangan antara kedalaman naratif dan daya tarik hiburan.
Deva Mahenra, Tatjana Saphira, dan Nicole Parham menjadi poros utama cerita, memperlihatkan perjalanan moral yang rumit dan mengguncang. “Kami tidak ingin menghakimi tokohnya, tapi mengajak penonton memahami sisi rapuh manusia,” kata Hanung.
Dalam screening day di MD Place, sejumlah penonton menyebut versi serial ini terasa lebih emosional dan gelap dibanding filmnya. “Lebih intens, lebih jujur, dan terasa nyata,” ujar salah satu penonton.
“Ipar Adalah Maut The Series” akan mulai tayang di MDTV mulai 3 November 2025 pukul 19.30 WIB dengan tiga episode perdana. Serial ini diyakini akan menjadi standar baru drama TV Indonesia. san/*






