JAKARTA, KONSEPNEWS – Kehadiran Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) dalam Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) 2025 menjadi simbol sinergi antara iman dan pengabdian. Untuk pertama kalinya, Gereja Katolik di lingkungan TNI dan Polri tampil sejajar dengan keuskupan-keuskupan lainnya dalam forum Gereja tertinggi di Tanah Air, menandai langkah penting menuju Gereja yang semakin sinodal dan partisipatif.
Dipimpin Romo Kolonel (Sus) Yos Bintoro, Pr, delegasi OCI membawa misi memperkuat spiritualitas pengabdian dalam tubuh aparat negara. Hadir pula tokoh-tokoh senior seperti Mayjen TNI (Purn) Ibnu Bintang Setiawan, Marsda TNI (Purn) A. Joko Takarianto, dan Irjen Pol (Purn) Heribertus Dahana R, serta perwakilan generasi muda keluarga TNI, Theodorus Hartantoro dan Meinar Dwi Yantie, yang menjadi simbol keberlanjutan iman lintas generasi.
Partisipasi OCI dalam SAGKI disambut hangat karena merepresentasikan wajah Gereja yang hadir di seluruh lapisan kehidupan masyarakat, termasuk di dunia pertahanan dan keamanan. Gereja di lingkungan militer dan kepolisian selama ini dikenal aktif dalam pelayanan pastoral, pembinaan rohani, dan penguatan nilai-nilai moral di tengah tugas menjaga keutuhan NKRI.
Azas Tigor Nainggolan dari Keuskupan Agung Jakarta menilai kehadiran OCI memperkaya dinamika SAGKI dengan perspektif unik tentang pelayanan iman di sektor strategis negara. “TNI dan Polri bukan hanya pelindung fisik bangsa, tetapi juga bagian dari tubuh Gereja yang bekerja untuk kedamaian dan keadilan,” ujarnya.
Sementara itu, Romo Agus Arbol, Sekretaris Keuskupan Ambon, menilai bahwa kehadiran OCI adalah tanda Gereja yang tidak berjarak. “Gereja harus hadir di mana umat berada, termasuk mereka yang bertugas di medan berat sekalipun. OCI adalah jembatan antara spiritualitas dan pengabdian,” katanya.
Kehadiran dua perwakilan muda dari keluarga TNI dalam delegasi SAGKI juga menegaskan harapan baru. Mereka menunjukkan bahwa generasi muda Katolik di lingkungan militer siap meneruskan semangat “Pro Ecclesia et Patria” — beriman kuat, berjiwa pengabdian, dan berkomitmen untuk bangsa.
Partisipasi OCI dalam SAGKI 2025 menjadi langkah strategis memperkuat sinergi Gereja dengan unsur pertahanan negara. Dalam konteks nasionalisme dan iman, keuskupan ini menjadi contoh nyata bahwa spiritualitas tidak bertentangan dengan dedikasi kepada bangsa, tetapi justru saling memperkuat.
Dengan semangat sinodalitas, kehadiran Keuskupan TNI-Polri di SAGKI 2025 mempertegas peran Gereja sebagai sahabat bangsa — Gereja yang berjalan bersama seluruh umat, membangun keutuhan, perdamaian, dan kesejahteraan Indonesia.
Kata kunci SEO: Keuskupan TNI-Polri, SAGKI 2025, Gereja Katolik Indonesia, Romo Yos Bintoro, Gereja di lingkungan militer, Keuskupan Militer Indonesia, umat Katolik TNI Polri, Pro Ecclesia et Patria, sinodalitas Gereja Katolik, Gereja untuk bangsa, iman dan pengabdian, Gereja inklusif, Gereja Katolik 2025, SAGKI Jakarta, Katolik Indonesia. san/*





