JAKARTA, KONSEPNEWS – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 bersiap menghidupkan kembali denyut ekonomi kreatif nasional lewat pemanfaatan penuh area Gambir Expo JIExpo Kemayoran sebagai rumah besar bagi pelaku UMKM dan industri kreatif lokal. Pameran otomotif bergengsi yang digelar pada 5–15 Februari 2026 itu akan menjadi ajang pertemuan antara merek otomotif global dan produk lokal unggulan Indonesia di satu panggung yang sama.
Langkah berani ini menandai komitmen Dyandra Promosindo dalam mengubah wajah pameran otomotif menjadi wadah kolaboratif lintas sektor. Di tengah gemerlapnya mobil dan motor baru, area Gambir Expo akan menampilkan kekuatan ekonomi rakyat lewat kuliner nusantara, produk aftermarket, hingga sektor maritim yang tergabung dalam Indonesia Boating Gathering (IBG).
Menurut Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hasby Muhammad Zamri, inisiatif ini adalah bentuk nyata dari gerakan Bangga Buatan Indonesia. Ia menegaskan bahwa industri otomotif dan UMKM kini tak lagi berdiri di dua sisi berbeda, tetapi justru bisa saling menopang untuk tumbuh bersama. “Dyandra membuka jalan yang tepat. Ini bukan sekadar pameran otomotif, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Bagi Dyandra Promosindo, semangat inklusif ini sudah menjadi DNA. Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjadikan IIMS bukan hanya arena jual beli kendaraan, tetapi juga ekosistem edukatif dan inspiratif. “Kami ingin IIMS 2026 menjadi simbol keberanian lokal menembus batas dunia. Bukan hanya untuk para brand besar, tapi juga untuk anak-anak muda kreatif yang punya mimpi besar,” tegasnya.
Area Gambir Expo akan menjadi zona interaktif yang dipenuhi stan-stan lokal, komunitas kreatif, hingga panggung mini untuk kompetisi siswa dan mahasiswa bertajuk IIMS School Competition. Panggung tersebut juga difungsikan untuk sesi edukasi dan diskusi ringan mengenai industri otomotif masa depan, energi ramah lingkungan, dan kreativitas lokal yang mendukung inovasi.
Selain itu, hadirnya Indonesia Boating Gathering (IBG) di area danau JIExpo memperluas definisi otomotif itu sendiri. Ketua CMSI, Mohamad Firman Santoso, mengatakan bahwa IBG hadir untuk memperkuat ekosistem kapal wisata Indonesia. “Kami ingin memperkenalkan bahwa dunia maritim Indonesia juga punya potensi besar, dan IIMS memberi ruang bagi kami untuk menampilkan itu di mata publik,” jelasnya.
IBG kali ini menyiapkan berbagai atraksi, dari pameran kapal wisata hingga wahana air edukatif untuk keluarga. Tak hanya itu, akan ada program Business Matching & Networking yang mempertemukan pengusaha lokal dengan investor dan komunitas industri wisata bahari. Semua dirancang agar pengunjung tidak sekadar datang untuk melihat mobil baru, tapi juga merasakan pengalaman lintas industri yang menyatu dalam semangat kebangsaan.
Dengan pendekatan yang lebih humanis, kreatif, dan kolaboratif, IIMS 2026 menjanjikan pameran yang bukan hanya spektakuler secara visual, tapi juga berdampak sosial. Kembalinya Gambir Expo sebagai area utama bukan sekadar nostalgia, melainkan simbol kebangkitan produk buatan Indonesia di panggung internasional. san/*





