TAPANULI TENGAH, KONSEPNEWS – Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Utara kembali menunjukkan perannya dalam pemulihan wilayah terdampak bencana dengan melakukan pembersihan lingkungan pascabanjir di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjelang bulan suci Ramadan, Rabu (28/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan warga tetap sehat dan layak huni.
Aksi pembersihan melibatkan penggunaan alat berat eskapator guna mengangkat endapan lumpur, sampah, serta sedimentasi yang menutup saluran air dan akses jalan desa. Upaya ini menjadi bagian dari strategi percepatan pemulihan lingkungan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Selain saluran drainase, PMI Sumut juga memfokuskan pembersihan pada area pemukiman warga yang masih terdampak material banjir. Lingkungan yang bersih dinilai penting untuk meminimalisir risiko penyakit, terutama menjelang Ramadan saat aktivitas ibadah dan sosial masyarakat meningkat.
Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Utara, Ade Yudiansyah, menyampaikan bahwa kehadiran PMI dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan yang berkelanjutan. Menurutnya, fase pemulihan sering kali menjadi penentu keberhasilan masyarakat bangkit dari dampak bencana.
Ade menambahkan, PMI tidak ingin masyarakat hanya pulih secara fisik, tetapi juga merasakan kenyamanan dan ketenangan dalam menjalani ibadah puasa. Oleh karena itu, pembersihan lingkungan dan normalisasi saluran air menjadi agenda prioritas.
Relawan PMI bersama operator alat berat bekerja secara sinergis di lapangan. Ketika eskapator membersihkan material berat, relawan bergerak melakukan pembersihan manual di titik-titik rawan yang memerlukan sentuhan langsung dan pengawasan ketat.
Raihan Afandi Lubis, relawan PMI Tapanuli Tengah, mengatakan keterlibatan relawan dalam kegiatan ini merupakan panggilan kemanusiaan. Ia menilai kehadiran relawan penting untuk memastikan proses pembersihan berjalan aman, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan warga.
PMI Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah. Menjelang momentum keagamaan seperti Ramadan, PMI memastikan upaya pemulihan lingkungan menjadi bagian dari dukungan menyeluruh bagi masyarakat. san/*







