KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Musim kemarau dimanfaatkan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk mengoptimalkan pekerjaan normalisasi saluran air di sejumlah wilayah. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan di Perumahan Puri Beta 1, RW 12, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan.
Pekerjaan normalisasi difokuskan pada pembersihan endapan lumpur, sedimen, serta berbagai material yang dapat menghambat aliran air. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas saluran drainase sekaligus mengurangi risiko terjadinya genangan maupun banjir ketika intensitas hujan kembali meningkat.
Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan musim kemarau menjadi waktu yang paling ideal untuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan saluran air karena kondisi cuaca lebih mendukung proses pengerjaan di lapangan.
“Normalisasi dilakukan dengan membersihkan endapan lumpur, sedimen, serta material lain yang berpotensi menghambat aliran air. Selain meningkatkan kapasitas saluran, langkah ini juga menjadi upaya preventif dalam mengurangi potensi genangan maupun banjir saat musim penghujan tiba,” ujar Taufik.
DPUPR juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga Perumahan Puri Beta 1 dan kawasan sekitarnya.
Menurut Taufik, peningkatan kualitas infrastruktur drainase menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
“Pemerintah Kota Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur drainase sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” katanya.
Selain melakukan normalisasi, masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan serta rutin melaksanakan kerja bakti di lingkungan masing-masing.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelancaran drainase sekaligus meminimalkan risiko terjadinya genangan di wilayah Kota Tangerang,” tutup Taufik. san/*





