Kebangkitan Horor Lokal Kian Terasa

by
foto dok. dsp
foto dok. dsp

JAKARTA, KONSEPNEWS – Rangkaian diskusi industri film horor ditutup dengan pengumuman pemenang FFHoror periode 13 Januari hingga 13 Februari 2026. Ajang apresiasi ini menjadi momentum penting dalam mendorong profesionalisme dan kualitas produksi film horor Indonesia.

Dewan juri yang diketuai Ncank Mail bersama Satria Sabil, Rio Apriciandhito, Nuty Larasaty, Dandung P. Hardoko, dan Dudy Novriansyah menetapkan sejumlah karya dan insan terbaik tahun ini.

Film “Setan Alas” dinobatkan sebagai Film Terhoror, sementara Yusron Fuady meraih penghargaan Sutradara Terbaik. Kategori Aktor Terbaik diraih Rangga Azof melalui film “Kafir Gerbang Sukma”, dan Aktris Terbaik diberikan kepada Putri Ayudia dari film yang sama.

Untuk kategori Tata Gambar (DOP), penghargaan diberikan kepada tim “Dowa Ju Seyo (Tolong Saya)” yang terdiri dari Nur Muhammad Taufiq dan Sjahfasyat Bianca.

Menurut salah satu juri, kualitas teknis dan kedalaman cerita menjadi indikator utama penilaian. “Kami melihat adanya peningkatan kualitas dari sisi sinematografi dan eksplorasi tema. Ini pertanda baik bagi masa depan horor Indonesia,” ungkap perwakilan dewan juri.

Ajang FFHoror 2026 ini diharapkan menjadi pendorong sineas lokal untuk terus meningkatkan standar produksi, memperkuat riset cerita, serta menjaga profesionalisme di tengah persaingan global.

FFHoror 2026, pemenang film horor Indonesia, Setan Alas film terhoror, Yusron Fuady sutradara terbaik, Rangga Azof aktor terbaik, Putri Ayudia aktris terbaik, menjadi catatan penting dalam perjalanan industri film nasional. san

No More Posts Available.

No more pages to load.