JAKARTA, KONSEPNEWS – Gelombang musik religi kembali menguat menjelang Ramadan 2026 setelah Ungu merilis single terbaru berjudul “Pulang Pada-Mu”. Lagu ini menjadi momentum penting bagi Ungu untuk kembali mengisi ruang spiritual publik dengan karya yang reflektif dan penuh makna.
Diciptakan oleh Enda Ungu, lagu ini lahir dari pengalaman personal yang tidak sederhana. Enda mengakui ada fase dalam hidupnya ketika ia merasa terlalu sibuk mengejar ambisi hingga melupakan ruang batin. “Saat semuanya terasa penuh tapi hati justru kosong, di situ saya sadar ada yang hilang. Lagu ini adalah pengakuan jujur saya untuk kembali kepada Allah SWT,” ujarnya.
Lirik “Kini ku pulang pada-Mu” menjadi pusat emosi dalam lagu ini. Kata “pulang” dimaknai bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan kepulangan hati yang lama tersesat dalam distraksi dunia. Dalam konteks Ramadan, pesan tersebut terasa sangat relevan sebagai ajakan untuk muhasabah dan memperbarui niat hidup.
Vokalis Pasha Ungu menegaskan bahwa “Pulang Pada-Mu” bukan hanya lagu religi rutin tahunan. “Kami tidak pernah ingin sekadar merilis lagu Ramadan. Setiap karya harus punya ruh. Lagu ini kami niatkan sebagai teman perjalanan spiritual, bukan hanya hiburan,” kata Pasha.
Secara musikal, Ungu tetap mempertahankan kekuatan balada emosional yang menjadi ciri khas mereka, namun dengan aransemen yang lebih minimalis dan intim. Pendekatan ini membuat fokus pendengar tertuju pada pesan lirik dan nuansa kontemplatif yang dihadirkan.
Menariknya, dalam video musik yang segera dirilis, Enda tampil sebagai model utama, memerankan perjalanan batin yang selaras dengan isi lagu. Visual ini memperkuat kesan personal sekaligus menunjukkan keberanian Ungu membuka sisi rapuh mereka di hadapan publik.
Single religi ini dirilis di bawah naungan Trinity Optima Production dan telah tersedia di berbagai platform digital streaming seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Strategi ini mempertegas langkah Ungu dalam menjangkau generasi digital tanpa meninggalkan basis penggemar lamanya.
Dengan kekuatan lirik, pengalaman spiritual yang otentik, serta momentum Ramadan 2026, “Pulang Pada-Mu” berpotensi menjadi salah satu lagu religi paling berpengaruh tahun ini dan kembali menegaskan posisi Ungu sebagai ikon musik religi Indonesia lintas generasi. san/*






