KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Viralnya kisah Agista Saputri, anak pemulung berbakat melukis di Ciledug, Kota Tangerang, menjadi pengingat bahwa talenta bisa tumbuh di mana saja. Kepedulian pun datang dari Kapolres Metro Tangerang Kota yang menginisiasi bantuan sosial dan dukungan alat lukis untuk menjaga asa sang anak.
Melalui jajaran Polsek Ciledug, bantuan diserahkan langsung ke kediaman Agista di Sudimara Selatan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah Ramadan menghadirkan makna lebih, karena selain santunan, kegiatan juga dirangkai dengan buka puasa bersama keluarga.
Kapolres Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa Polri ingin menjadi bagian dari perjalanan mimpi anak-anak Indonesia. “Semangat Agista adalah inspirasi bagi kita semua. Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan harapan masyarakat tetap tumbuh,” katanya.
Agista yang sehari-hari membantu orang tua memulung barang bekas tetap menyisihkan waktu untuk menggambar. Keterbatasan alat tak menyurutkan tekadnya untuk terus belajar dan berkarya.
Kapolsek Ciledug Kompol Susida Aswita mengatakan bantuan ini diharapkan menjadi awal dukungan berkelanjutan. “Kami ingin Agista tahu bahwa ada banyak pihak yang peduli dan siap mendukung cita-citanya,” ujarnya.
Bantuan berupa sembako, beras, mi instan, crayon, buku gambar, serta tali asih disambut haru oleh keluarga. Momen sederhana itu menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberi dampak besar.
Di tengah derasnya arus informasi media sosial, kisah Agista menjadi contoh bahwa viralitas bisa berujung pada aksi nyata. Dukungan dari Polres Metro Tangerang Kota membuktikan bahwa empati dapat diwujudkan dalam tindakan konkret.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak berbakat dari keluarga kurang mampu agar tetap optimistis meraih masa depan. san/*







