KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya banjir, saat meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa kondisi cuaca masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Hujan tersebut dapat memicu genangan dan banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang.
“Oleh karena itu, masyarakat diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat mudik,” imbau Mahdiar. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan sederhana dapat mencegah kerugian akibat bencana saat keluarga sedang berada di perjalanan.
BPBD Kota Tangerang membagikan sejumlah tips kesiapsiagaan bagi warga yang akan meninggalkan rumah. Beberapa di antaranya adalah memastikan saluran air di sekitar rumah dalam kondisi bersih dan lancar, memindahkan barang berharga maupun elektronik ke tempat yang lebih tinggi, serta mencabut aliran listrik dari peralatan yang tidak digunakan.
Selain itu, warga juga disarankan menutup rapat pintu dan jendela, memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, serta berkoordinasi dengan tetangga atau pengurus RT/RW agar rumah tetap dipantau selama ditinggalkan.
Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca dan peringatan banjir dari sumber resmi, memahami rute evakuasi dan daerah aman, serta menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan darurat. Dokumen penting sebaiknya diamankan atau disimpan dalam bentuk salinan digital untuk mengantisipasi risiko.
Mahdiar menambahkan, “Kesiapsiagaan adalah kunci agar mudik tetap nyaman dan aman. Selalu periksa kondisi rumah dan peralatan sebelum meninggalkan rumah, serta manfaatkan komunikasi dengan tetangga atau pihak berwenang.”
Untuk bantuan terkait bencana atau kondisi kegawatdaruratan selama mudik, masyarakat Kota Tangerang dapat menghubungi call center BPBD di 112 atau nomor piket 24 jam Posko Mako BPBD Kota Tangerang di 021-5582-144.
BPBD Kota Tangerang berharap langkah-langkah sederhana ini dapat membantu warga meninggalkan rumah dengan tenang, sekaligus meminimalkan risiko kerugian akibat cuaca ekstrem selama musim penghujan. san/*





