KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan banjir yang kerap mengganggu akses jalan tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Upaya ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas penerbangan.
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah aktif melakukan identifikasi sejumlah titik rawan banjir di kawasan akses bandara, terutama saat curah hujan tinggi.
Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya KM 31 Tol Sedyatmo, Off Ramp Rawa Bokor, Jalur Parimeter Utara dan Selatan bandara, hingga Gerbang Tol Cengkareng yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Tangerang.
“Kami menyambut baik langkah penanganan yang sedang digencarkan karena ini sangat krusial untuk menjawab permasalahan banjir yang kerap mengganggu akses ke bandara,” ujar Yeti, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, hasil identifikasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan analisis dan kajian kebijakan yang lebih komprehensif ke depan. Pemkot Tangerang juga terlibat dalam koordinasi lintas instansi guna memastikan solusi yang diambil bersifat menyeluruh.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Jasa Marga, hingga Angkasa Pura Indonesia.
Yeti menegaskan bahwa penanganan banjir di kawasan strategis seperti bandara tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.
“Penanganan banjir di sekitar bandara harus terintegrasi, baik antara pemerintah pusat, daerah, hingga pihak internal bandara,” tambahnya.
Pemkot Tangerang juga memastikan akan terus mengawal upaya peningkatan konektivitas kawasan sekaligus mendorong penanganan banjir yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan permasalahan banjir yang selama ini menghambat akses menuju Bandara Soekarno-Hatta dapat diminimalkan, sehingga kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat tetap terjaga. san/*







