KABUPATEN BOGOR, KONSEPNEWS – Malam puncak Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026 menghadirkan deretan karya foto jurnalistik terbaik yang merekam berbagai peristiwa penting di Indonesia sepanjang setahun terakhir. Karya-karya tersebut dinilai tidak hanya kuat secara visual, tetapi juga mampu menghadirkan emosi, kritik sosial, hingga potret kemanusiaan yang menyentuh publik.
Penghargaan tertinggi APFI 2026 diraih jurnalis foto Fauzan lewat karya berjudul “Demonstrasi atas Tewasnya Ojol yang Terlindas Rantis Brimob”. Foto tersebut sukses merebut Alex dan Frans Mendur Trophy APFI Photo of The Year kategori Foto Spot setelah dinilai paling kuat dalam menangkap momentum dan emosi publik.

Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia, Dwi Pambudo, mengatakan proses penjurian dilakukan sangat ketat oleh dewan juri profesional untuk memastikan karya terbaik benar-benar merepresentasikan kualitas foto jurnalistik Indonesia.
“Dewan Juri memilih karya dari jurnalis foto Fauzan yang diberi judul Demonstrasi atas Tewasnya Ojol yang Terlindas Rantis Brimob sebagai peraih Alex dan Frans Mendur Trophy APFI Photo of The Year,” ujar Dwi Pambudo.

Dalam kategori Foto Cerita Spot, jurnalis foto Edwin Putranto berhasil meraih penghargaan lewat karya “Desa Hilang Tersapu Banjir”. Sementara kategori General News tunggal dimenangkan Umarul Faruq melalui karya “Evakuasi Jenazah Korban Ponpes Al-Khoziny”.
Kategori People in the News juga menjadi perhatian publik setelah karya “Tom Lembong Bebas” milik Jeprima WD sukses menyabet piala foto tunggal. Sedangkan kategori foto cerita dimenangkan Adi Maulana Ibrahim lewat karya “Mengantar Kepergian Affan Kurniawan”.

Untuk kategori Nature & Environment, pewarta foto Totok Wijayanto menang melalui karya “Kondisi Pascabanjir di Aceh Tamiang”. Adapun kategori foto cerita diraih Chaideer Mahyuddin lewat karya “The Last Hope” yang menggambarkan isu lingkungan dan kemanusiaan secara mendalam.
Di kategori Art & Entertainment, Wahdi Septiawan memenangkan foto tunggal “Bekarang-Riang”, sedangkan kategori foto cerita dimenangkan Andry Denisah melalui karya “Wowine Wakatobi sebagai Simbol Kekuatan dan Kemandirian Perempuan”.
Sementara itu, kategori Sport dimenangkan Adryan Yoga dengan karya “Kutukan Marques di Mandalika”. Untuk kategori Citizen, penghargaan diberikan kepada Fajar Samsumar atas karya “Cumulonimbus Raksasa Langit Pembawa Bencana”. Dido berharap karya-karya tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga kualitas dan integritas foto jurnalistik Indonesia. san/*







