JAKARTA, KONSEPNEWS – DRIVE Band kembali memperlihatkan keberanian mereka bereksperimen lewat perilisan “Mantra (English Version)”. Lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang DRIVE dalam mengeksplorasi karya bilingual yang telah dimulai sejak beberapa album sebelumnya.
Axl, Bhusdeq, Dygo dan Rudi sepakat mempertahankan identitas pop rock emosional mereka, namun tetap membuka ruang eksplorasi baru agar musik DRIVE terus relevan dengan perkembangan industri musik modern.
Bhusdeq mengungkapkan ide membuat dua versi lagu muncul karena “Mantra” memiliki nuansa emosional yang sangat fleksibel. Ia merasa cerita dalam lagu tersebut bisa diterjemahkan melalui dua sudut pandang berbeda.
“Awalnya liriknya berbahasa Indonesia, tetapi kemudian saya juga menulis versi bahasa Inggris. Selama sesi rekaman, saya memutuskan untuk merekam keduanya,” ungkap Bhusdeq.
Versi Bahasa Inggris disebut menggambarkan fase awal jatuh cinta yang penuh ketertarikan, sedangkan versi Indonesia lebih menyoroti hubungan yang telah terjalin erat dan penuh kenyamanan emosional.
Konsep tersebut kemudian diperkuat lewat video musik karya Budi Hendrix yang mengambil latar kota London. Kehadiran pasangan Griska dan Sean membuat cerita cinta dalam video terasa lebih natural dan personal.
Pengambilan gambar di berbagai sudut London menghadirkan nuansa internasional yang memperkuat karakter lagu. Visual romantis dipadukan dengan tone hangat membuat video musik “Mantra” terasa sinematik dan emosional.
Perilisan “Mantra (English Version)” sekaligus menjadi sinyal bahwa DRIVE tengah mempersiapkan album baru dengan konsep yang lebih matang dan luas. Fans pun mulai penasaran dengan warna musik yang akan dihadirkan band tersebut di album kedelapan nanti.
Kini lagu “Mantra (English Version)” sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital dan video musiknya resmi tayang di kanal YouTube Drive Indonesia. san/*







