Dalam Satu Jam, Polisi Tangerang Temukan Keluarga Bocah yang Tersesat di Jalanan

by
foto dok. polrestro tangerang kota
foto dok. polrestro tangerang kota

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Kesigapan anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Tangerang Kota kembali membuahkan hasil. Seorang anak perempuan berusia empat tahun yang sempat tersesat dan berjalan seorang diri di kawasan Kota Tangerang berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya hanya dalam waktu sekitar satu jam.

Kejadian itu bermula ketika Marlina Sarih, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, menemukan seorang bocah perempuan yang terlihat menangis dan kebingungan di sekitar Pos Lantas TMP Taruna.

Tanpa mengetahui identitas maupun alamat keluarga anak tersebut, Marlina memilih membawa bocah itu ke kantor polisi agar mendapatkan perlindungan dan penanganan yang tepat.

Setibanya di SPKT, petugas langsung melakukan pendataan dan mengumpulkan informasi yang dapat membantu proses pencarian keluarga korban. Langkah cepat tersebut dilakukan demi memastikan keselamatan anak selama berada di luar pengawasan keluarganya.

Bripka Agus Yudi Sektio bersama anggota SPKT lainnya kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan keberadaan orang tua korban di wilayah Neglasari.

Berdasarkan hasil pendalaman, diketahui Anjani sebelumnya dititipkan kepada seorang kerabat saat ibunya bekerja berjualan sayur. Namun anak tersebut keluar tanpa diketahui dan berusaha mencari ibunya seorang diri.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepedulian masyarakat yang langsung melibatkan kepolisian.

“Alhamdulillah anak dapat ditemukan keluarganya dalam keadaan sehat dan selamat. Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di tempat umum atau ketika dititipkan kepada orang lain,” kata Jauhari.

Menurutnya, keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.