KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Liga Yooscout Nasional 2026, Kota Tangerang, Stadion Benteng Reborn, Stadion Nambo Sport Center, Kaonang, Dispora Kota Tangerang, sepak bola usia muda, kompetisi sepak bola nasional, CSS, talenta sepak bola Indonesia
Liga Yooscout Nasional 2026 resmi berakhir dengan sukses di Kota Tangerang setelah selama sepekan menghadirkan persaingan sengit antarpuluhan tim sepak bola kelompok umur dari berbagai daerah di Indonesia. Digelar di Stadion Benteng Reborn dan Stadion Nambo Sport Center, turnamen bergengsi tersebut tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet muda, tetapi juga mempertegas posisi Kota Tangerang sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan kompetisi sepak bola tingkat nasional.
Keberhasilan penyelenggaraan Liga Yooscout Nasional 2026 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tangerang. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mewakili Wali Kota Tangerang, menyampaikan penghargaan kepada Cahaya Sport Solusindo (CSS) selaku penyelenggara yang dinilai mampu menghadirkan kompetisi berkualitas dengan dukungan berbagai pihak.
“Kami memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kolaborasi yang telah dijalin dengan sangat baik dengan Kota Tangerang sebagai tuan rumah. Kompetisinya berjalan sukses bahkan disambut meriah puluhan tim yang bahkan berdatangan dari luar daerah,” ujar Kaonang saat seremoni penutupan di Stadion Benteng Reborn, Minggu (7/6/2026).
Turnamen ini mempertandingkan empat kategori usia. Berdasarkan hasil akhir, Arsent 1963 Purwakarta keluar sebagai juara kategori U-17, Diklat Cirebon United menjuarai kategori U-15, Persiklu Kluwut Brebes menjadi kampiun kategori U-13, sedangkan kategori U-11 berhasil dimenangkan Tim Persatuan Sepak Bola (PS) Cibatu, Kabupaten Bekasi. Keberagaman daerah asal para juara menunjukkan tingginya kualitas pembinaan sepak bola usia muda di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Kaonang, kompetisi seperti Liga Yooscout Nasional memiliki peran strategis dalam mencetak bibit-bibit pesepak bola yang kelak dapat memperkuat prestasi sepak bola Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Ajang ini juga menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan melalui atmosfer pertandingan yang kompetitif.
“Kami berharap dari kompetisi ini bisa lahir para talenta pesepak bola berbakat yang akan membawa prestasi terbaik bagi sepak bola nasional,” tambahnya.
Selain menjadi wadah pembinaan atlet muda, penyelenggaraan Liga Yooscout Nasional 2026 juga memberikan dampak positif terhadap geliat olahraga dan ekonomi di Kota Tangerang. Kehadiran puluhan tim beserta ofisial dan keluarga peserta dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi selama turnamen berlangsung.
Melihat antusiasme peserta dan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap semakin banyak penyelenggara event olahraga memilih Kota Tangerang sebagai lokasi kompetisi, baik berskala regional, nasional, maupun internasional. Dukungan infrastruktur olahraga yang terus ditingkatkan diyakini menjadi modal besar untuk mewujudkan target tersebut.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh dengan terus menyempurnakan persiapan Kota Tangerang sebagai tuan rumah secara lebih baik lagi pada tahun depan,” pungkas Kaonang. Dengan komitmen tersebut, Kota Tangerang optimistis dapat terus menjadi salah satu pusat pengembangan sepak bola usia muda sekaligus penyelenggara berbagai ajang olahraga bergengsi di Indonesia. san/*






