JAKARTA, KONSEPNEWS – Argentina membawa modal istimewa menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Selain berstatus sebagai juara bertahan, La Albiceleste juga mengusung sebuah rekor yang belum mampu dipatahkan negara mana pun, yakni tidak pernah gagal melaju ke final setiap kali berhasil mencapai babak semifinal Piala Dunia.
Sejak tampil pertama kali di Piala Dunia 1930 hingga edisi 2022, Argentina telah enam kali mencapai semifinal dalam format gugur modern, ditambah satu kali pada format grup semifinal yang digunakan FIFA pada Piala Dunia 1978.
Menariknya, setiap kali menembus empat besar, Argentina selalu berhasil mengamankan tiket ke partai puncak. Perjalanan itu dimulai pada Piala Dunia 1930 di Uruguay.
Saat itu Argentina menghancurkan Amerika Serikat 6-1 di semifinal untuk memastikan tempat di final, meski akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah Uruguay dengan skor 2-4.
Empat puluh enam tahun kemudian, Argentina kembali mencapai empat besar saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1978. Berbeda dengan format saat ini, FIFA menggunakan sistem grup semifinal.
Argentina berhasil menjadi juara grup setelah bermain imbang 0-0 melawan Brasil, mengalahkan Polandia 2-0, dan menundukkan Peru 6-0. Hasil tersebut membawa mereka ke final sebelum akhirnya mengalahkan Belanda 3-1 melalui babak perpanjangan waktu untuk merebut gelar dunia pertamanya.
Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, Argentina kembali menunjukkan dominasinya di semifinal. Berkat dua gol Diego Maradona, Belgia dikalahkan 2-0. Kemenangan itu membuka jalan menuju final, di mana Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 dan meraih gelar dunia kedua.
Empat tahun berselang di Italia, Argentina kembali menembus semifinal dan menghadapi tuan rumah Italia. Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, La Albiceleste menang 4-3 melalui adu penalti berkat penampilan gemilang kiper Sergio Goycochea. Meski akhirnya kalah 0-1 dari Jerman Barat di final, Argentina kembali membuktikan ketangguhannya di fase empat besar.
Rekor tersebut berlanjut pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Menghadapi Belanda, Argentina kembali harus melewati drama adu penalti setelah bermain tanpa gol selama 120 menit. Sergio Romero menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti lawan dan membawa Argentina lolos ke final, sebelum akhirnya kalah tipis 0-1 dari Jerman.
Penampilan paling meyakinkan datang pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Menghadapi Kroasia di semifinal, Argentina tampil dominan dan menang 3-0 melalui gol Lionel Messi serta dua gol Julián Álvarez.
Kemenangan itu mengantar La Albiceleste ke final, di mana mereka menundukkan Prancis lewat adu penalti setelah bermain imbang 3-3 untuk merebut gelar juara dunia ketiga.
Dengan demikian, hingga sebelum semifinal Piala Dunia 2026, Argentina mencatat rekor sempurna setiap kali mencapai empat besar Piala Dunia. Tidak sekali pun mereka tersingkir di fase semifinal.
Kini, tantangan berikutnya datang dari Inggris. Duel yang akan berlangsung di Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan tiket menuju final, tetapi juga menjadi ujian bagi salah satu rekor paling impresif dalam sejarah sepak bola dunia.
Bagi Argentina, kemenangan atas Inggris tidak hanya akan membawa mereka kembali ke partai puncak, tetapi juga mempertahankan catatan sempurna yang telah bertahan selama hampir satu abad.
Sebaliknya, Inggris memiliki peluang untuk menjadi tim pertama yang mampu menghentikan langkah La Albiceleste di semifinal Piala Dunia.
Dengan sejarah, pengalaman, dan mental juara yang dimiliki kedua negara, semifinal Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinanti dalam turnamen ini. ***





