JAKARTA, KONSEPNEWS – Kekayaan budaya dan cerita rakyat Indonesia dinilai menjadi modal besar untuk melahirkan webtoon yang mampu menarik perhatian pembaca dunia. Hal itu mengemuka dalam ajang Indonesia K-Culture Youth Global Frontier: Webtoon Road in Indonesia yang mempertemukan kreator Indonesia dan Korea Selatan.
Ketua Asosiasi Kritikus dan Webtoon Korea Park Se Hyun mengatakan para kreator Korea tidak hanya mengikuti kegiatan di Jakarta, tetapi juga menjelajahi berbagai daerah di Indonesia selama delapan hari untuk mengenal langsung kehidupan masyarakat.
Mereka mengunjungi desa, museum hingga masjid guna memperoleh inspirasi dari budaya lokal yang nantinya dapat diadaptasi menjadi cerita webtoon.
“Drama Korea memang sudah sangat populer di Indonesia, tetapi webtoon masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Pameran karya hasil kolaborasi kreator Korea dan Indonesia ini menjadi awal lahirnya webtoon Indonesia yang mampu bersaing secara global,” ujar Park Se Hyun.
Menurutnya, kekuatan sebuah webtoon bukan hanya terletak pada kualitas gambar, melainkan cerita yang mampu membangun kedekatan emosional dengan pembaca.
“Indonesia memiliki keragaman yang luar biasa. Cerita-cerita lokalnya dapat menjadi kekuatan untuk menghasilkan karya yang menyentuh pembaca dunia,” katanya.
Park mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 700 kreator Korea yang bekerja sama dengan kreator dari berbagai negara. Indonesia dinilai menjadi salah satu negara paling potensial karena memiliki kekayaan budaya, etnis, dan legenda yang belum banyak diangkat ke pasar internasional.
Editor E-Jong News, Lee Chul Ho, mengaku tertarik dengan karakter horor Indonesia yang berbeda dibandingkan negara lain.
“Saya penasaran mengapa masyarakat Indonesia sangat menyukai horor. Setelah mengenal lebih dekat budaya dan keberagaman Indonesia, saya memahami bahwa banyak cerita rakyat dan legenda yang dapat dikembangkan menjadi karya webtoon yang menarik,” ujar Lee.
Sementara itu, CEO Kisai Tessa Yadawaputri menilai kolaborasi dengan para profesional Korea menjadi kesempatan penting bagi kreator muda Indonesia untuk memahami standar industri webtoon dunia.
“Korea telah menjadi standar industri webtoon dunia. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang sehingga lahir generasi kreator Indonesia berikutnya,” tutur Tessa.
Melalui kolaborasi tersebut, SMB Holdings berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi webtoon internasional, tetapi juga tampil sebagai produsen karya digital yang mampu bersaing di tingkat global dengan mengangkat kekuatan cerita lokal sebagai identitas utama. san/*







