KABUPATEN BEKASI, KONSEPNEWS – Student Design Sprint Competition 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kreativitas, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal dunia profesional arsitektur.
Ketua IAI Komisariat Wilayah Bekasi, Ar. Imam Setio Sucahyo, mengatakan kompetisi ini dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, bekerja dalam tim, hingga mempresentasikan gagasan di hadapan praktisi profesional.
“Sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan industri merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon arsitek yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan dan tantangan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Imam.
Sebelum kompetisi berlangsung, seluruh peserta juga mengikuti webinar pra-kompetisi yang menghadirkan praktisi arsitektur, di antaranya Ar. Vicentius Hermawan, Ar. Gregorius Agie Aditama, dan Stanislas Dinda. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai proses perancangan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.
Selain mempresentasikan hasil desain di hadapan dewan juri profesional, setiap tim dinilai berdasarkan aspek inovasi, fungsionalitas, keberlanjutan, serta relevansi solusi terhadap kebutuhan lingkungan kampus. Penyelenggara berharap program kolaboratif seperti ini dapat terus berlanjut untuk mencetak generasi arsitek Indonesia yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. san/*







