Police Go To School di Tangerang, Polisi Soroti Bahaya Provokasi Tawuran di Media Sosial

by
foto dok. polrestro tangerang kota
foto dok. polrestro tangerang kota

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Media sosial menjadi salah satu perhatian utama Polres Metro Tangerang Kota dalam upaya mencegah tawuran dan kenakalan remaja di kalangan pelajar.

Melalui program Police Go To School, pejabat utama (PJU) Polres Metro Tangerang Kota turun langsung menjadi pembina upacara di sejumlah SMA dan SMK di wilayah Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).

Kehadiran polisi di sekolah tidak hanya untuk menyampaikan pesan mengenai keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi kepada pelajar mengenai penggunaan media sosial.

Polisi mengingatkan siswa agar tidak mudah percaya atau terprovokasi oleh ajakan tawuran yang beredar melalui media sosial.

Ajakan yang awalnya hanya berupa unggahan atau pesan singkat dapat berkembang menjadi konflik di dunia nyata. Karena itu, para pelajar diminta lebih berhati-hati sebelum membagikan, menyebarkan, maupun merespons sebuah konten.

“Tawuran sekarang bukan lagi sekadar kenakalan remaja. Ketika sudah menimbulkan korban atau menggunakan senjata, tentu sudah masuk persoalan kriminalitas yaitu perbuatan tindak pidana,” ujar jajaran Polres Metro Tangerang Kota dalam kegiatan tersebut.

Polisi juga mengingatkan bahwa konsekuensi dari tawuran tidak hanya berdampak pada korban. Pelaku juga dapat menghadapi proses hukum dengan ancaman pidana yang cukup berat.

Di sisi lain, pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia digital juga dinilai membutuhkan keterlibatan orang tua dan guru.

Di era digital, banyak konten negatif yang bisa dengan mudah diakses anak-anak. Karena itu, pengawasan dari orang tua dan guru sangat penting,” pesan polisi.

Kepolisian meminta orang tua tidak hanya mengawasi penggunaan gawai, tetapi juga membangun komunikasi dengan anak sehingga berbagai persoalan yang mereka hadapi dapat diketahui sejak awal.

Sekolah juga didorong menjadi ruang bagi siswa untuk mendapatkan edukasi mengenai risiko tawuran, narkoba, pergaulan bebas, serta tindakan lain yang dapat mengganggu masa depan mereka.

Selain menghindari perilaku negatif, para siswa diajak menyalurkan energi melalui kegiatan yang lebih produktif.

Olahraga, seni, organisasi sekolah, dan kegiatan sosial dapat menjadi alternatif bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun lingkungan pertemanan yang positif.

Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi mengatakan kepolisian ingin membangun pola pencegahan sejak dini.

Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi masalah. Kami juga hadir untuk memberikan edukasi dan pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus ke dalam tindakan yang dapat berhadapan dengan hukum,” kata Eko.

Menurutnya, menjaga generasi muda membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

Program Police Go To School diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan sekolah sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini.

Dengan penggunaan media sosial yang lebih bijak dan pengawasan yang lebih kuat, pelajar diharapkan tidak mudah terseret berbagai ajakan negatif yang dapat merugikan masa depan mereka. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.