Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdampak ke Tangerang, PMI Imbau Warga Pakai Masker

by
foto dok. pmi kota tng
foto dok. pmi kota tng

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Masyarakat Kota Tangerang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut disampaikan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang setelah melakukan distribusi masker kepada warga.

Kegiatan pembagian masker berlangsung di kawasan Tugu Adipura, Kota Tangerang, Senin (7/9/2026). PMI Kota Tangerang mengerahkan 20 relawan untuk membagikan perlengkapan pelindung kepada masyarakat yang beraktivitas dan melintas di kawasan tersebut.

Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengatakan sebanyak 2.800 masker KF94 didistribusikan dalam kegiatan tersebut.

“Kami mendistribusikan sebanyak 2.800 masker jenis KF94 kepada masyarakat Kota Tangerang yang beraktivitas dan melintas di Tugu Adipura,” ujar Oman.

Menurut Oman, masker yang dibagikan merupakan donasi dari Green Nature Farm. Bantuan tersebut kemudian disalurkan PMI kepada masyarakat sebagai bagian dari respons terhadap kondisi abu vulkanik.

“Masker ini merupakan donasi dari Green Nature Farm untuk dibagikan kepada warga Kota Tangerang,” katanya.

PMI juga mengingatkan warga agar tidak hanya mengandalkan masker. Masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan abu vulkanik.

Abu vulkanik yang terlihat sangat halus juga perlu diwaspadai. Selain berpotensi mengganggu saluran pernapasan, paparan material tersebut juga dapat menyebabkan iritasi pada mata sehingga penggunaan kacamata pelindung turut dianjurkan.

Oman juga meminta masyarakat menjaga kebersihan tangan, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.

“Kami mengimbau warga Kota Tangerang untuk selalu memakai masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, selalu mencuci tangan, dan menggunakan kacamata pelindung agar terhindar dari iritasi mata,” tutur Oman.

Dalam kegiatan tersebut, PMI tidak bergerak sendiri. Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya BPBD Kota Tangerang, Dinkes Kota Tangerang, FPRB Kota Tangerang, serta organisasi sosial lainnya.

Keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara akibat abu vulkanik sekaligus memberikan edukasi mengenai langkah perlindungan diri. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.