KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Sebanyak 108 personel Bhabinkamtibmas disiapkan menjadi “Bapak Asuh” dalam program Polisi Sahabat Pelajar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Program ini diperkuat untuk memastikan para pelajar mendapatkan pendampingan dan komunikasi yang baik di lingkungan sekolah.
Rinciannya, sebanyak 64 personel ditugaskan sebagai Bapak Asuh di wilayah Zona Merah dan 44 personel lainnya berada di Zona Hijau.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Sianipar meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas tersebut secara aktif dan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif.
“Pastikan rekan-rekan selalu hadir di kelas dan melakukan pengecekan langsung terhadap absensi siswa. Jangan hanya melihat data, tetapi cek betul keberadaan dan kondisi adik-adik pelajar,” ujar Herbin saat memberikan arahan di Ruang Serbaguna Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (7/10/2026).
Menurut Herbin, pola pendampingan secara langsung menjadi penting karena polisi perlu mengetahui kondisi pelajar yang menjadi binaannya. Komunikasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi melibatkan pelajar dalam kegiatan yang membahayakan.
Untuk memperkuat komunikasi, khususnya di wilayah Zona Merah, para Bapak Asuh diminta membuat grup WhatsApp (WAG). Grup tersebut dapat digunakan sebagai sarana koordinasi antara kepolisian dengan pihak sekolah dan lingkungan pelajar.
Namun, Herbin menegaskan bahwa upaya pencegahan tersebut tetap harus menghormati hak pelajar. Menurutnya, pelajar memiliki hak untuk menyampaikan pendapat selama dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Adik-adik pelajar juga mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tugas kita sebagai polisi adalah mengawal dan melayani mereka dalam menyampaikan pendapat, tentunya dengan memperhatikan batas usia dan ketentuan yang berlaku,” kata Herbin.
Karena itu, kepolisian lebih mengedepankan langkah pencegahan dan pendekatan humanis. Apabila terdapat informasi mengenai rencana aksi, jajaran diminta segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah pelajar ikut serta dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
Sampai dengan pemantauan kepolisian dilakukan, belum ditemukan adanya pelajar dari wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota yang mengikuti aksi massa di Jakarta.
Herbin berharap program Polisi Sahabat Pelajar dapat berjalan konsisten. Para Bapak Asuh diharapkan benar-benar hadir sebagai mitra komunikasi bagi pelajar, bukan hanya melakukan pemantauan terhadap kehadiran mereka di sekolah.
Program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif, sekaligus memberikan ruang kepada pelajar untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Kegiatan pengarahan tersebut turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Metro Tangerang Kota, Kanit Binmas Polsek jajaran, anggota Satbinmas, serta para Bapak Asuh. san/*





