JAKARTA, KONSEPNEWS – Samsat Jakarta Pusat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam pengurusan administrasi dan pajak kendaraan bermotor. Hal itu merupakan arahan Kanit Samsat Jakarta Pusat, AKP Yunanto Kukuh Prabowo yang meminta jajarannya memberikan pelayanan cepat, mudah dan transparan kepada wajib pajak.
Dari pantauan wartawan di loket bea balik nama (BBN 2), Mutasi dan perpanjangan kendaraan bermotor, petugas menerapkan sistem digitalisasi untuk mempercepat pelayanan dan menghindari antrian.
Tak hanya itu Samsat Jakarta Pusat juga melakukan inovasi dengan mempercepat pelayanan cek fisik kendaraan.
Aldi, salah satu wajib pajak yang ingin perpanjang kendaraan 5 tahunan mobilnya mengatakan bahwa pelayanan di samsat ini sangat cepat dan ramah.
“Saya dibantu oleh petugas di loket setelah sebelum nya saya di arahkan oleh petugas yang berada di lapangan. Semua berjalan lancar tanpa ada nya pungutan (liar) biaya, kecuali pajak kendaraan yang tertera ,”ujarnya Rabu (21/10/26).
Sementara itu, Kanit Samsat Jakarta Pusat menyebut bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama sesuai instruksi pimpinan sesuai tagline baru Polisi Bersama Masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat mengurus pajak kendaraan dan keperluan administrasi lainnya dengan nyaman dan efisien,” kata AKP Yunanto.
AKP Yunanto menambahkan, salah satu langkah inovatif yang diterapkan Samsat Jakarta Pusat yaitu pelayanan mengunakan sistem pembayaran pajak secara online melalui aplikasi e-Samsat.
“Dengan aplikasi ini, wajib pajak dapat melakukan pembayaran tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat, sehingga lebih praktis dan menghemat waktu. Selain itu, tersedia pula layanan Samsat Keliling dan Gerai Samsat di sejumlah lokasi strategis di Jakarta Pusat, yang dirancang untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak tepat waktu, Samsat Jakarta Pusat juga rutin mengadakan sosialisasi dan edukasi melalui media sosial dan berbagai kegiatan komunitas. Program-program ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan masyarakat sekaligus mengurangi jumlah tunggakan pajak kendaraan.
“Kami tidak hanya fokus pada aspek pelayanan, tetapi juga ingin membangun kedekatan dengan masyarakat. Harapannya, masyarakat Jakarta Pusat semakin sadar akan pentingnya kontribusi pajak untuk pembangunan daerah,” kata Yunanto. Zan





