KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Bint Jindan Cafe yang berlokasi tepat di samping Pondok Pesantren Al-Fachriyah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, menawarkan pengalaman kuliner berbeda bagi masyarakat. Mengusung konsep “Your Home Away From Home”, kafe ini tidak hanya menjadi tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga ruang berkumpul yang nyaman dengan suasana hangat layaknya berada di rumah sendiri.
Salah satu daya tarik utamanya adalah sajian nasi kebuli kambing dengan racikan rempah khas pesantren. Selain itu, pengunjung dapat menikmati beragam menu makanan dan minuman dengan harga relatif terjangkau, mulai dari Rp7 ribu hingga Rp40 ribu.
Marketing Bint Jindan Cafe, Muhammad Hilmi Arif, mengatakan kafe tersebut dirancang sebagai tempat yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga kegiatan komunitas dan pekerjaan.
“Kami menghadirkan kafe yang tidak hanya sekadar kedai kopi, tetapi juga tempat yang nyaman untuk kumpul keluarga, arisan, rapat kantor, gathering komunitas, hingga intimate wedding,” ujarnya.
Menurut Hilmi, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas tempat yang tersedia tanpa dikenakan biaya tambahan. Pengunjung cukup memesan makanan atau minuman yang ditawarkan Bint Jindan Cafe.
Hal menarik lainnya adalah komitmen kafe dalam menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif. Kegiatan operasional dan pelayanan melibatkan para santri Pondok Pesantren Al-Fachriyah, sekaligus membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
“Kafe kami mempekerjakan santri-santri pesantren. Bahkan, salah satu juru masak kami merupakan rekan dari disabilitas yang meracik menu-menu andalan seperti nasi goreng spesial dan mi tek-tek,” ungkapnya.
Dari sisi kuliner, Bint Jindan Cafe menyediakan beragam pilihan menu, mulai dari nasi goreng spesial, mi tek-tek, burger, hingga nasi kebuli kambing. Hidangan nasi kebuli tersebut memiliki keistimewaan tersendiri karena menggunakan racikan rempah dari pimpinan Pondok Pesantren Al-Fachriyah, Al-Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan.
Untuk pilihan minuman, kafe ini mengandalkan kopi khas Bint Jindan Cafe sebagai menu signature. Pengunjung juga dapat memilih minuman lain, seperti pistachio coffee, latte pistachio, dan leci Yakult.
Hilmi menjelaskan, kopi yang disajikan dibuat segar setiap hari oleh para santri menggunakan biji kopi pilihan. Cita rasanya memiliki tekstur creamy dan dirancang agar lebih nyaman dinikmati oleh konsumen yang memperhatikan kondisi lambung.
“Untuk kopi, dibuat fresh setiap hari sama santri-santri kami dengan biji kopi pilihan. Teksturnya creamy dan ramah di lambung. Menariknya lagi, kopi botolan kami ini pasarnya sudah merambah ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Malang, Madura, sampai Banjarmasin,” katanya.
Demi menunjang kenyamanan pengunjung, Bint Jindan Cafe juga dilengkapi area parkir yang luas untuk kendaraan roda dua dan roda empat, ruang berpendingin udara (AC), smart TV, serta musala yang bersih. Masyarakat yang ingin menikmati hidangan tanpa datang langsung juga dapat memesan melalui aplikasi GoFood.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai menu, promo, pemesanan tempat, maupun peluang kemitraan, dapat mengunjungi akun Instagram @bintjindan_cafe untuk informasi kafe, @bintjindanpunya untuk produk kopi, serta TikTok @bintjindan. san/*






