TANGSEL, KONSEPNEWS – Ratusan relawan dari Permata Bank turun langsung ke sekolah-sekolah dalam program Permata CERITA 2025, sebuah inisiatif sosial yang menggabungkan edukasi keuangan dan pelestarian lingkungan. Program ini dilaksanakan serentak di 23 kota di Indonesia, melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers (EVO) dari berbagai divisi bank.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata partisipasi aktif karyawan dalam memperkuat literasi keuangan nasional. “Kami ingin menanamkan nilai cinta menabung dan kepedulian lingkungan sejak dini. Semakin dini anak memahami konsep uang, semakin siap mereka menghadapi masa depan,” ujarnya.

Permata CERITA hadir bertepatan dengan ulang tahun ke-23 Permata Bank, membawa semangat berkontribusi bagi kemajuan generasi muda Indonesia. Melalui modul MODAL (MODul finansiAL), siswa belajar mengenal perbankan, tabungan, dan pengelolaan uang dengan metode interaktif dan permainan edukatif.
Salah satu kegiatan menarik adalah permainan Ular Tangga Finansial, di mana siswa dapat memahami konsep tabungan, pengeluaran, dan tanggung jawab finansial dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, mereka juga diajak bermain Gajah Tangga, permainan bertema pelestarian lingkungan yang mengajarkan pentingnya menjaga alam sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antara dunia pendidikan dan sektor keuangan. Didin Sihabudin, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Tangerang Selatan, mengapresiasi inisiatif ini. “Kami berharap program CERITA dapat terus berlanjut agar semangat literasi finansial anak-anak tumbuh lebih kuat,” ujarnya.

Program ini juga mendukung implementasi POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan, serta sejalan dengan kampanye nasional seperti Ayo Menabung dari Bank Indonesia dan GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) dari OJK.
Melalui pendekatan edukatif yang humanis, Permata CERITA berhasil menjembatani literasi keuangan dengan kesadaran sosial. Program ini membuktikan bahwa kegiatan CSR tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

Sejak awal inisiasinya, program ini telah menjangkau lebih dari 7.000 siswa dari 376 sekolah, dan menjadi simbol kontribusi nyata dunia perbankan dalam membangun masa depan yang berkelanjutan. san/*





