KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pelepasan kontingen PMI Kota Tangerang menuju Jumbara PMR tingkat Provinsi Banten 2025 menjadi pengingat pentingnya investasi jangka panjang dalam membangun karakter remaja lewat kegiatan kemanusiaan. Momentum ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan PMI.
Sebanyak 60 anggota PMR dari berbagai tingkatan—Mula, Madya, dan Wira—resmi dilepas Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan di halaman Pusat Pemerintahan Kota, Senin pagi. Merekalah representasi generasi muda Kota Tangerang yang disiapkan menjadi agen perubahan berbasis nilai kemanusiaan.
Maryono menyebut bahwa kegiatan semacam Jumbara bukan sekadar ajang pertemuan, tapi juga medan latihan penting bagi anak-anak muda untuk mengasah keterampilan, belajar tanggung jawab sosial, serta membangun jejaring relawan lintas daerah.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pembinaan berkelanjutan melalui lembaga seperti PMI. “PMR bukan hanya tempat belajar teori, tapi ruang untuk membentuk perilaku dan sikap yang sesuai dengan prinsip-prinsip dasar kepalangmerahan,” katanya.
Jumbara PMR IV tahun ini akan digelar di Taman Wisata MBS Serang, membawa semangat Jumpa, Bakti, Gembira yang membumi. Konsep kegiatannya dirancang kolaboratif, menggabungkan edukasi, penguatan karakter, dan aksi nyata kemanusiaan dalam suasana yang menyenangkan.
Berbagai unsur turut dilibatkan: dari pembina, fasilitator, staf PMI, hingga pengurus markas. Mereka hadir bukan hanya untuk mendampingi, tapi juga membina, mengarahkan, dan mengevaluasi proses pengembangan para anggota PMR.
PMI Kota Tangerang tak asing dengan pentas prestasi. Tahun 2022 lalu, mereka menyabet juara pertama di ajang Temu Karya Sukarelawan Provinsi Banten. Kemenangan ini memberi semangat baru bagi kontingen untuk tampil maksimal di Jumbara kali ini.
“Semoga adik-adik membawa semangat melayani dan semangat belajar. Dan yang lebih penting, membawa nama baik Kota Tangerang sebagai kota yang peduli terhadap penguatan kapasitas relawan muda,” ujar Maryono. san/*





