KABUPATEN BOGOR, KONSEPNEWS – Tidak semua rencana berjalan mulus, namun Ratna Listy dan Panglima Langit justru membuktikan bahwa niat tulus mampu mengatasi segalanya. Gagal syuting video klip “Cinta Tak Salah” di London karena urusan visa tak membuat mereka berhenti. Dengan cepat, tim memutuskan untuk melanjutkan produksi di Sentul, Bogor—sebuah langkah spontan yang justru melahirkan karya penuh keindahan lokal.
“Yang penting pesannya tersampaikan,” ujar Ratna saat break syuting di kawasan Babakan Madang, Sentul. Bagi sang penyanyi, lokasi hanyalah latar; yang utama adalah makna cinta yang dibawa lagu itu sendiri.
Pemindahan lokasi disepakati setelah diskusi antara Panglima Langit, produser TA Pro, dan sutradara Irma Rachim. Mereka memilih Sentul karena atmosfer alamnya yang romantis dan visualnya yang menenangkan, cocok dengan tema cinta sejati yang menjadi inti lagu.
Panglima Langit mengaku bahwa suasana pegunungan Sentul justru menghadirkan keintiman yang tidak kalah dengan pesona Eropa. “Cinta yang tulus tidak butuh kota besar untuk terlihat indah,” ucapnya.
Irma Rachim menuturkan, ia berupaya menciptakan visual yang puitis dan natural dengan mengandalkan sinar matahari sore dan hamparan hijau sebagai simbol ketenangan batin. Hal itu membuat Ratna menitikkan air mata saat memahami makna setiap adegan.
Proses produksi berjalan intens namun penuh kehangatan. Para kru dan pemain bekerja dengan fokus untuk menampilkan chemistry antara Ratna dan Panglima Langit dalam setiap bidikan kamera.
Bagi Ratna, ini bukan sekadar proyek musik, tapi juga perjalanan emosional. “Saya berharap lagu ini bisa menyentuh hati banyak orang dan diterima penikmat musik Indonesia,” katanya.
Keputusan memindahkan lokasi syuting ke Sentul terbukti tepat. “Cinta Tak Salah” bukan hanya menjadi simbol cinta sejati, tetapi juga refleksi keteguhan dua musisi dalam menghadapi tantangan dan tetap berkarya dari hati. san/*





